oleh

Kasus Covid di DKI Turun 210 Kasus, Wagub Ariza Imbau Warga Tetap Jaga Prokes

POSKOTA.CO – Untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir kasus Covid-19 di DKI Jakarta menunjukkan penurunan angka sebesar 210 kasus. Hingga hari ini jumlah warga yang tengah menjalani perawatan maupun isolasi di rumah sakit sebanyak 22.114 pasien.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Achmad Riza Patria mengatakan, Jakarta belum bebas dari pandemi. “Untuk itu, petugas maupun masyarakat tetap wajib mematuhi aturan yang berlaku guna memutus mata rantai penularan penyakit,” ujar Wagub Ariza di Jakarta, Rabu (3/8/2022), dalam keterangannya.

Aturan yang dimaksud antara lain, menetapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, kurangi aktivitas di luar rumah, hindari kerumunan, dan lengkapi vaksinasi sampai tahap tiga yakni booster.

Menurutnya, penurunan angka kasus baru sebanyak 210 kasus yang terjadi pada Selasa (2/8/2022) kemarin patut disyukuri, namun jangan membuat kita terlena. “Sebab, kenaikan kasus baru masih sangat mungkin terjadi di hari-hari berikutnya,” kata Ariza sambil menambahkan, banyaknya masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan berpotensi menimbulkan penularan virus. Aktivitas di tempat keramaian kini sudah kendor dari prokes.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia membenarkan, pada Selasa kemarin terjadi penurunan kasus baru sebanyak 210. “Namun ingat bahwa warga yang tengah menjalani perawatan maupun isolasi masih relatif tinggi yakni 22.114 pasien,” ujanya.

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi, salah satunya dengan menggencarkan program vaksinasi kepada masyarakat. Data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat total vaksin dosis 3 sampai saat ini sebanyak 4.570.554 orang, dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 5.009 orang. “Dari jumlah total kasus positif, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.296.794 dengan tingkat kesembuhan 97,2 persen, dan total 15.408 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5 persen,” papar Dwi.

Untuk dapat melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online. Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga bisa mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan ‘vaksin Covid-19’, warga dapat menemukan lokasi, serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih. (*/eli)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *