oleh

Kapolres Bogor: Peredaran Narkoba Masih Gunakan Pola Baku Tempel di Tempat

POSKOTA. CO – Satnarkoba Polres Bogor mengungkap peredaran barang terlarang yang beredar di wilayah Kabupaten Bogor.

Pengungkapan kasus narkoba selama sebulan dengan barang bukti yang cukup fantastis. Ada ganja seberat 94,97 gram dan sabu seberat 441,67 gram atau setara 1/2 Kilogram.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin didampingi Kasat Narkoba, AKP M Ilham dan Kasie Humas, AKP Ita Puspita Lena di aula SS Polres Bogor Kamis (11/8/2022) kepada wartawan mengatakan, dari barang bukti narkoba yang disita, Polisi mengamankan 15 tersangka.

“Tersangka MG paling besar barang buktinya. Ia menguasai sabu seberat 308,13 gram,”kata AKBP Iman.

Sementara tersangka LA (24) ada sabu 3,22 gram, JS (24), ada ganja 31,99 gram, YP (29) dan MS (17) menguasai sabu seberat 13,74 gram, MG (30), ada sabu 18,61 gram, AF (20), ada ganja 11,27 gram, AN (20), menyimpan sabu 1,52 gram, IH (25), disita sabu 6,65 gram, MA (24), ada sabu seberat 4,81 gram, ER (25), ada sabu 4,91 gram, AS (23), disita sabu seberat 4,76 gram, lalu AH (27), disita sabu seberat 63,22 gram dan GE (22), ada barang bukti sabu seberat 12,10 gram.

AKBP Iman menuturkan, peredaran barang terlarang ini masih memakai pola baku yakni sistim tempel di tempat yang ditentukan.

“Antara pembeli dan penjual tidak saling bertemu. Uang di transfer, barang diantar ke tempat lalu ditempel. Pengantar menginfokan ke pembeli bahwa pesanan telah disimpan ditempat,” kata Kapolres.

Dalam pemeriksaan di penyidik, diketahui jika para tersangka memanfaatkan wilayah Kabupaten Bogor, dan Depok sebagai area memasarkan narkoba demi meraup rupiah.

Para tersangka yang terancam Pasal 111 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 dan 2, Pasal 114 ayat 1 dan 2 ini dalam pemeriksaan mengaku, nekat menjadi kurir dan pengedar narkoba, karena faktor ekonomi.

“Alasannya karena ekonomi keluarga. Mereka yakin, dengan menjual narkoba atau memakai narkoba, dapat untung dan bisa gratis yang bisa menambah semangat aktifitas,” ujar AKBP Iman.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP M Ilham menambahkan, untuk satu tersangka dibawa umur, akan ditempatkan di penjara anak. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *