JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) meminta agar eksistensi Gerakan Kolaborasi Jakarta (GKJ) yang turut berjuang memenangkan Pramono Anung dan Rano Karno dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dapat terus dijaga. “GKJ harus melanjutkan kiprahnya,” tegas Foke pada acara buka bersama di The Tavia Heritage Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Senin (24/3).
Ibarat sapu lidi kalau hanya satu akan mudah patah, kata Foke, tapi melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, tentu akan menjadi kuat. “Semua yang diinginkan bisa kita capai,” kata Foke pada acara bukber Forum Bersama Jakarta (FBJ) dan GKJ.
Foke menjelaskan, melalui eksistensi tersebut, maka setiap saat diperlukan dalam bentuk apapun menjadi siap. “Tidak hanya untuk menunjukkan ekspresi, tapi juga dapat urun rembug. Kolaborasi itu penting, jadi saya harap Mas Adjie yang sekarang jadi gubernurnya kolaborasi, pimpinan GKJ bisa merangkul semua meski tokoh-tokoh di dalamnya punya prinsip dan pandangan berbeda,” terang Gubernur Jakarta periode 2007-2012.
Ia berharap, kepemimpinan Pram-Doel akan membawa Jakarta menjadi lebih baik sebagaimana diyakini saat memberikan dukungan. “Saya yakin Bang Anung dan Bang Doel akan membawa keberkahan untuk semua. Jangan sampai harkat dan martabat Jakarta turun. Kalau turun berarti ada kesalahan manajemen, kekeliruan dalam mengelola,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Gerakan Kolaborasi Jakarta, Adjie Rimbawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semua masukan dan nasihat berharga Foke. “Beliau adalah sosok yang kaya pengalaman dan menjadi babul ilmi bagi kita semua. Tokoh panutan,” ungkapnya.
Adjie berjanji akan melaksanan dengan baik arahan dari senior tersebut, sehingga GKJ juga menjadi mitra strategis Pramono Anung dan Rano Karno dalam membangun Jakarta agar lebih baik. “GKJ sudah all out mendukung Bang Anung dan Bang Doel saat Pilkada. Saat ini tentunya kami juga akan memberikan kontribusi agar Gubernur dan Wagub bisa menunaikan amanah memimpin Jakarta dengan sebaik-baiknya,” pungkas Adjie.
Untuk diketahui, acara buka bersama ini turut dihadiri tokoh Betawi seperti Makmun Amin, Dewan Pembina GKJ Budi Siswanto, Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) Sultoni; serta sejumlah tokoh dan aktivis Ibukota seperti Sugiyanto, Amir Hamzah, serta lainnya. (jo)







Komentar