POSKOTA. CO – Penyebaran dan informasi terbaru penyebaran Covid-19 varian Omicron di masyarakat Kota Depok ternyata ada empat orang yang dinyatakan positif terdiri dari dua orang warga Depok dan dua warga luar Kota Depok berada di klaster sekolah.
“Ada empat orang yang dinyatakan positif terpapar Covid -19 varian Omicron khususnya di lingkungan pendidikan sehingga perlu diwaspadai sejak dini, ” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi juru bicara penanggulangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kepada wartawan, Jumat (21/1) petang.
Penyebaran penyakit atau virus Covid-19 di wilayah Kota Depok sebagai salah satu wilayah perbatasan DKI Jakarta tentunya tidak akan bisa dilepaskan begitu saja. Adanya 37 orang DKI Jakarta yang terkonfirmasi positif tentunya akan membawa dampak bagi daerah perbatasan terlebih Kota Depok.
Dari data dan informasi yang diperoleh di lapangan, imbuh dia, ternyata ada empat sekolah di Depok dua diantaranya di Kec. Sawangan yang terkena satu orang dan dikhawatirkan bakal menulari sekitar 27 siswa dalam satu kelas terlebih penyebaran virus Covid -19 omicron penyebarannya begitu cepat.
Walaupun penyebaran virus Omicron tidak begitu berbahaya terhadap paru-paru, imbuh dia, namun tetap membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia terlebih dengan gejala flu dan demam sehari atau dua hari karena telah minum obat sudah sembuh, padahal ia masih positif, ini yang bisa cepat menularkan.
Melihat kondisi ini, imbuh dia, tentunya Pemkot Depok akan mempertimbangkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sehari penuh yang rencananya akan digelar pada, Senin (24/01) lusa.
Sementara itu, Dadang Wihana, juru bicara penangganan Covid-19 Kota Depok, mengakui ada empat warga yang terkonfirmasi terkena virus Covid-19 varian Omicron terdiri dari dua warga ber KTP Depok dan dua dari luar Kota Depok. “Kami terus berupaya menanggani masalah penyebaran virus Omicron agar tidak menyebar lebih jauh lagi, ” tegasnya. (anton/sir)







Komentar