oleh

Diduga Mesum di Penginapan, Istri Dokter Melaporkan Suaminya ke Mapolres Sinjai

POSKOTA. CO– Ibarat sebuah peribahasa berbunyi sudah jatuh tertimpa tangga. Barangkali itulah yang didapatkan oknum dokter inisial AB yang diduga mesum dengan seprofesinya di salah satu penginapan yang terletak di Jalan Sultan Isma (Senin, 29/11/21) lalu.

Istri sah AB, yang tidak terima dengan kelakuan suaminya itu melaporkan AB di Mapolres Sinjai dengan laporan Perzinahan, hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Sinjai saat dikonfirmasi.

“Iya benar kami sudah terima laporan istri AB Rabu sore, dan kini sementara ditangani pihak kami.Secepatnya dilakukan penyelidikan. Laporan istri AB masuk dalam kasus perzinaan”, jelas kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam, SH. MH., Jumat (3/12/2021).

Dari informasi yang dihimpun, AB dan WD telah menjalani perselingkuhan setahun terakhir. Bahkan Istri AB sudah pernah menegur WD untuk menjauhi AB.

Sebelumnya, AB dan WD terjaring razia Satpol PP Kabupaten Sinjai di salah satu penginapan yang terletak di Jalan Sultan Isma pada Senin malam (29/11/2021).

Dari penuturannya, Kasatpol PP Sinjai, Agung Prayoga, razia dilakukan karena adanya laporan warga terkait di beberapa penginapan dalam kota Sinjai digunakan untuk mesum.

Setelah menyasar kamar penginapan di Jalan Sultan Isma, didapati AB dan WD tengah berduaan di dalam kamar penginapan.

“Mereka (AB dan WD) membuka pintunya lama waktu diketok anggota, setelah pintunya di buka langsung kami tanyakan buku nikahnya. Namun mereka tidak bisa menunjukkan, lalu kami bawah ke kantor, setelah kami tau AB dan WD berstatus ASN yang bertugas di RSUD dan Puskesmas, kami serahkan ke pimpinannya,” jelas Agung.

“AB diketahui sudah berkeluarga, dan bertugas di Puskesmas, sementara WD bertugas di RSUD, AB dan WD juga bersatus ASN,” sambungnya.

Kejadian mesum dua oknum dokter di Sinjai, memantik MUI Sinjai Bersuara.

Menurut, Ustadz Fadel, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah daerah harus mengambil sikap untuk melakukan duduk bersama, agar julukan Panrita Kitta tetap terjaga.

“Dengan rentetan kasus asusila yang mencederai nama Kabupaten (Sinjai), sudah sepantasnya Pemda mengambil sikap untuk duduk bersama, Ormas, mahasiswa, pihak keamanan dan semua tokoh masyarakat, jangan hanya Kepala Dinas yang di mandatkan untuk menangkis maslahat penyakit masyarakat, dan kami (MUI) Memohon dengan sangat, kiranya saudara-saudara di Sinjai, untuk selalu memantau keluarga. Mari kita sama-sama menjaga nama baik Kabupaten yang kita Cintai ini, kepada pihak keamanan, senantiasalah meningkatkan intensitas patroli,” ungkapnya.

Diketahui, sepanjang November 2021 Sinjai mencuat dengan pemberitaan kasus mesum. Di pekan pertama , beredar Video mesum di Taman Kota Karampuang, pekan ke tiga penggerebekan dua remaja di salah satu perumahan yang terletak di kelurahan Lappa. Terbarukan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) mengamankan sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri di salah satu wisma di Jalan Sultan Isma, Kota Sinjai. (jumardi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *