POSKOTA.CO – Mengantisipasi antrean dan kemacetan arus lalulintas dari arah Jl. Raya Sawangan baik dari arah RS Bakti Yudha maupun berputar arah dari perlimaan Jl. Raya Nusantara menuju Jl. Raya Salak, Perumnas Depok Satu Jembatan Penghubung depan kantor Pos Giro Depok Satu diperlebar.
“Kami tengah mengerjakan pelebaran badan Jembatan Penghubung di Jl. Raya Sawangan dan Jl. Raya Salak depan kantor Pos Giro, Perumnas Depok Satu Antisipasi antrean atau kemacetan kendaraan saat jam sibuk berangkat dan pulang kerja,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty, Senin (24/10).
Kegiatan ini merupakan program usulan masyarakat dan melihat kondisi dilapangan dimana hampir setiap saat khususnya jam sibuk berangkat dan pulang kerja kerap terjadi antrean kendaraan hingga membuat macet ruas Jl. Raya Sawangan maupun Jl. Raya Pitara persis dipertimbangkan. Raya Nusantara dan Jl. Raya Dewi Sartika.
Menurut dia, keberadaan jembatan penghubung yang selama ini sudah ada hanya memiliki lebar lima meter sehingga saat kendaraan bermanuver untuk berbelok perlahan hingga kendaraan di belakang antrean panjang.
Selain itu, imbuh dia, proyek pelebaran yang menelan dana sekitar Rp 2,1 milyar didjawalkan selesai akhir Desember 2022 juga sebagai salah satu penunjang arus kendaraan dari arah Jl. Raya Sawangan menuju Jl. Raya Dewi Sartika saat underpass selesai dikerjakan dan dapat dipergunakan hujan Desember 2022 mendatang.
Sedangkan, Dudi, warga Cagar Alam, Pancoran Mas, mengatakan Jembatan penghubung depan kantor Pos Giro, Depok Satu Jl. Raya Salak yang selama ini dipergunakan untuk berputar arah bagi kemdaraan dari arah Pitara maupun Cagar Alam dan Jl. Raya Sawangan memang agak terlalu kecil atau sempit sehingga saat berbelok harus Satu persatu dan perlahan.
Akibatnya, imbuh dia, kendaraan dari arah Jl. Raya Sawangan maupun Jl. Raya Pitara maupun Cagar Alam harus perlahan dan membuat kemacetan baik di pertigaan Jl. Raya Tanah Baru dekat RS Bakhti Yudha maupun persimpangan Jl. Raya Nusantara dan Jl. Raya Dewi Sartika. “Semoga proyek sesuai djawal dan dikerjakan profesional tidak mengejar waktu penyelesaian saja,” harapnya. (anton/fs)







Komentar