POSKOTA.CO-Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) di Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu tampak antusias mengikuti pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan yang dilaksankan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu.
Pelatihan yang berlangsung di Sekaya Maritim Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa di ikuti oleh Poklahsar Kakap Merah, Poklahsar Cahaya Kelapa Dua, Poklahsar Kube Selar, Poklahsar Kube Rose, Poklahsar Cumi-Cumi, Poklahsar Family, Poklahsar Putri Bahari, Poklahsar Pada Idi, dan Poklahsar Harapan Sejahtera, serta Jakpreneur.
“Total peserta sebanyak 40 orang, mereka berlatih membuat Keong mas, Rolade Ikan, Pilus Rumput Laut dan Permen Rumput Laut dengan narasumber dari BRIN (Balai Riset dan Inovasi Nasional) Agus Supriyanto dan Natalia Prodiana, Perekayasa Ahli Madya,” ungkap Kepala Seksie Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Elis Rora, Senin (24/10/2022).

Menurut Elis, tujuan pelatihan yakni meningkatkan konsumsi ikan, salah satu upaya untuk memperpanjang umur simpan ikan sekaligus memberikan bentuk dan cita rasa baru terhadap produk dan menciptakan usaha kecil rumahan (home industri). Kegiatan serupa juga telah dihelatkan di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, bertempat di Sekretariat KUB Barracuda Pulau Pari.
“Diharapkan dengan pengolahan hasil perikanan laut, warga mampu memberikan keanekaragaman produk olahan hasil laut sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir,” harapnya.
Lurah Pulau Kelapa, Muslim menyambut baik dan mengapresiasi pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan yang dilakasnakan Sudin KPKP Kepulauan Seribu. Menurut dia, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menumbuhkembangkan usaha mandiri yang berkarakter kepulauan.
“Wilayah kita kepulauan dan banyak potensi perikanan yang dapat menjadi bahan baku olahan hasil perikanan. Pelatihan ini sangat penting dan bermanfaat, karena warga akan dapat dan mampu membuat makanan khas pulau menjadi kuliner unggulan yang bernilai ekonomi tinggi,” paparnya.
Selain itu, Muslim menambahkan, sebagai salah desa wisata unggulan di Kepulauan Seribu bahkan di Indonesia, Pulau Kelapa memerlukan sejumlah item pendukung termasuk salah satunya adalah produk olahan yang bercirikan kelautan dan tentunya keterlibatan masyarakat dalam hal ini Poklahsar sangat dibutuhkan.
“Kami sangat mendukung dan akan terus mendorong pelatihan-pelatihan sejenis. Semua item pendukung kepariwisataan di Pulau Kelapa menjadi perhatian dan prioritas untuk ditingkatkan kualitasnya dan itu harus dilakukan secara berkelanjutan,” tutur Lurah. (furqon/fs)







Komentar