oleh

VONIS SEUMUR HIDUP UNTUK AKIL MOCHTAR

Akil Mochtar mencari upaya banding
Akil Mochtar mencari upaya banding

POSKOTA.CO – Akil Mochtar, yang dijuluki wakil tuhan akhirnya harus menerima kenyataan divonis hakim dengan hukuman penjara seumur hidup di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (30/06) malam.

Akil Mochtar dinyatakan terbukti bersalah menerima hadiah dan tindak pidana pencucian uang terkait kasus sengketa Pilkada di MK. “Terdakwa bersalah, diganjar hukuman seumur hidup,” kata Ketua Majelis Hakim Suwidya di Pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta, Senin (30/06) malam.

Terhadap vonis ini, mantan Ketua MK ini langsung menyatakan banding. “Sampai ke surga pun saya tetap banding,” kata Akil, di sela-sela sidang.

Putusan ini tidak berbeda tuntutan seumur hidup yang diajukan jaksa, namun majelis hakim menyatakan Akil tidak diwajibkan membayar denda sebesar Rp 10 milyar.

Majelis hakim menyatakan, Akil telah dijatuhi hukuman maksimal, sehingga denda bisa dihapuskan. Akil Mochtar ditangkap KPK di rumah dinasnya pada awal Oktober 2013 lalu.

Walaupun demikian, vonis ini tidak diambil secara bulat, karena dua anggota majelis hakim, yaitu Sofialdi dan Alexander Marwata mengajukan sikap berbeda alias dissenting opinion.

Akil sebelumnya dikenai enam dakwaan karena diduga menerima suap terkait sengketa pemilihan kepala daerah di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Lebak, Palembang, Lampung Selatan, dan Pulau Morotai.

Akil Mochtar ditangkap oleh KPK atas dugaan penyuapan pada awal Oktober 2013 lalu di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta. KPK menyita mata uang dollar Singapura serta AS senilai kurang lebih Rp3 miliar di kediamannya.

KPK kemudian menyatakan Akil Mochtar sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *