SDA Bantah Ada Penundaan Pemilu

Menag Suryadharma Ali
Menag Suryadharma Ali

POSKOTA.CO — Menteri Agama RI Suryadharma Ali (SDA) membantah isu rapat kabinet yang langsung dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dikabarkan meminta penundaan pelaksanaan pemilu 9 April 2014 mendatang. Penundaan ini,  akibat berbagai bencana dan ketidaksiapan penyelenggara pemilu.

“Saya ikut rapat kabinet, tapi tidak ada yang namanya pembahasan atau permintaan Presiden SBY untuk menunda pelaksanaan pemilu 9 April 2014. Dan, memang tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan pemilu itu,” tandas Ketua Umum DPP PPP itu pada wartawan seusai ‘Gerak jalan kerukunan antar umat beragama’ di Bengkulu, pada Sabtu (1/3).

Sebelumnya, beredar isu kalau Presiden SBY dalam rapat cabinet meminta penundaan pemilu tahun depan atau 2015. Untuk itu, Suryadharma Ali malah bertanya dari mana isu itu? “Bahwa pemilu tetap akan digelar pada 9 April 2014, sesuai jadwal yang ditetapkan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU),” tegasnya.
SDA sekali menegaskan isu itu tidak benar. Sebab, seluruh jadwal dan penyelenggara pemilu sudah siap melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Seluruh kebutuhan penyelenggara pemilu sudah terbentuk.  Partai sudah siap, KPU, Bawaslu, DKPP,  Mahkamah Konstitusi (MK) dan seluruh aparat Polri dan TNI pun siap mengamankan pelaksanaan pemilu tersebut. Jadi, tidak benar kalau ada isu permintaan penundaan pemilu itu,” jelas Suryadharma Ali.

Sementara itu PPP sendiri optimis akan meraih suara besar pada pemilu 2014 tersebut, karena laporan dari daerah seluruh Indonesia menggembirakan. Hanya saja seluruh pengurus dan caleg PPP di semua tingkatan harus mengawal suara PPP.     “Jangan sampai suara PPP hilang atau dipindah seperti pada pemilu sebelumnya. Harusnya PPP mendapat 4 kursi, tapi malah tinggal 2 kursi,” ujarnya.

Ternyata lanjut SDA, ketika KPU dijabat oleh orang independen, dalam proses penghitungan suara tidak lebih baik, karena banyak suara yang hilang, dan atau pindah ke partai lain. “Dulu, ketika KPU diisi oleh orang-orang parpol terbukti lebih baik dalam proses penghitungan suara tersebut. Untuk itu, seluruh struktur dan caleg PPP harus mengawal suara itu dari TPS, KPPS, PPK, KPUD sampai KPU Pusat. Suaranya, jangan sampai berkurang,” pungkas Suryadharma Ali. (atoen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *