oleh

Polda Rekomendasi Nasib FPI ke Mendagri

FPIPOSKOTA.CO-Polda Metro Jaya akan merekomendasikan nasib atau keberadaan Front Pembela Islam(FPI)ke Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, terkait ormas islam tersebut sering berbuat anarkis.
Kemendagri diketahui sudah dua kali memperingatkan Panglima Tertinggi FPI Habib Rizieq Sihab untuk tidak melakukan tindakan anarkis, didalam memaksakan kehendaknya.

“FPI yg kita baca dimedia terdaftar di Banglimas kemendagri. Namun untuk perilaku yang kerap kali berunjuk rasa terjadi anarkisme kalau tdk salah sudah dua kali diperingati oleh mendagri, menjadi bahan masukan juga menjadi evaluasi namun itu semua dalam lingkup kewenangan Mendagri.

Kita dimintakan memberikan input, kita berikan. Bagaimana selama ini FPI dalam berunjuk rasa selalu berbuat anarkisme kita sampaikan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis(9/10).

Hal senada dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Unggung Cahyono yang mengaku, polisi tidak dapat membubarkan FPI karena tidak memiliki kewenangan dalam membuarkan suatu ormas. “Bukan ranahnya polisi, itu ranahnya Kemendagri kita merekom saja, sudah dua kali kita sampaikan ke Kemendagri,” sambung Unggung.

Sementara itu, penyidik Subdit Keamanan Negara resmi menahan koordinator lapangan Novel Bamukmin, ke rumah tahanan(rutan), Polda Metro Jaya, Kamis(9/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Novel yang mengenakan sorban dan baju gamis warna putih langsung berjalan ke rutan sambil dikawal sejumlah penyidik. Tidak banyak kata yang dikeluarkan dari mulut Novel.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Heru Pranoto mengatakan, penyidi secepatnya merampungkan berita acara pemeriksaan(BAP) Novel bersama 21 anggota FPI yang sudah ditetapkan tersangka yang dikirim ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Menurut Heru, penyidik masih mendalami siapa dibalik atau otak terkait aksi unjukrasa berujung bentrok di depan gedung DPRD DKI Jakarta, pada Jumat 3 Oktober 2014 terkait penolakan Basuki Thjahja Poernama alias Ahok menjadi Gubernur. Namun, Heru membantah menyebutkan otak semua itu adalah Ketua DPW PPP DKI Jakarta Lulung Abraham Lunggana yang juga anggota DPRD DKI. ” Masih diselidiki,” elaknya.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *