oleh

Kawanan Rampok Lolos Setelah Baku Tembak Dengan Polisi

ILUSTRASI
ILUSTRASI

POSKOTA.CO – Empat orang kawanan perampok bersenjata api beraksi di rumah seorang pengusaha alat kesehatan di Desa/Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu dini hari.

Tidak hanya menyekap seluruh penghuni rumah dan menjarah harta-benda korban, para pelaku juga sempat terlibat kontak senjata dengan polisi yang melakukan upaya penyergapan di jalur pelarian mereka ke arah Malang.

“Setelah menembak mobil patroli polisi dan melempar bondet (bom ikan) ke arah Mapolsek Pogalan, pelaku menghentikan mobil Grand Livina hasil jarahannya di jalan raya Desa Kedunglurah karena kami hadang menggunakan truk,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Denny Setya Nugraha Nasution.

Namun, pelaku yang diduga komplotan perampok dari daerah Pasuruan-Lumajang atau Malang selatan tersebut kabur mengendarai Yamaha Vixion dan RX King, menuju arah timur.

Sementara mobil Grand Livina berikut sebagian besar harta benda hasil jarahan dari rumah Yulianto,37, Warga Dusun Depok, Desa Pule, dibiarkan ditinggal di tepi jalan raya Trenggalek-Tulungagung di Desa Kedunglurah.

Dari keterangan Yulianto, perampokan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat kejadian, korban yang juga marketing alat kesehatan salah satu PT di Jakarta untuk wilayah Jawa Timur itu baru saja tidur.

Tak lama kemudian dua motor yang dikendarai empat orang dengan memakai helem teropong berhenti di depan rumah korban. “Waktu itu saya baru tidur sekitar setengah jam,” tuturnya.

Yulianto bertutur, pelaku masuk rumahnya dengan cara mencongkel daun jendela dan kemudian menyekap korban serta seluruh keluarganya.

Pelaku yang juga membawa clurit juga sempat menyandra istri Yulianto, Rita,35, dan memaksanya menunjukan barang berharga di dalam rumah mereka.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur mobil Grand Livina nopol L 1437 P, serta hampir seluruh barang berharga berupa perhiasan, alat elektronik.

Selain itu uang dalam bentuk dolar serta rupiah ikut digasak kawanan perampok tersebut.

Setelah seluruh barang berharga, uang, alat elektronik didapatkan, pelaku kemudian memasukannya ke dalam mobil korban dan langsung kabur.

Mengetahui para pelaku telah pergi, dua anak korban yang semula pura-pura tidur kemudian bergegas melepaskan ikatan tangan kedua orang tuanya. “Saya langsung melapor ke polsek Pule,” tuturnya kepada wartawan.

Sesaat setelah kejadian dan lepas dari sekapan kawanan perampok, korban kemudian berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar.

“Dari Polsek Pule ini kemudian dilaporkan adanya kejadian perampokan tersebut dan dilakukanlah operasi pencegatan di sejumlah titik ruas jalur pelarian,” Kapolres Trenggalek, AKBP Denny.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *