oleh

KAPOLRES MINTA PEDAGANG MIRAS DIHUKUM BERAT

mirasPOSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Resor Kota Pekalongan AKBP Rifki minta pada para hakim pengadilan negeri menghukum berat terhadap pada pengedar dan penjual minuman keras yang menjual barang memabukkan itu saat Ramadhan.

“Kami minta pengadilan menjatuhkan hukuman berat pada para tersangka pengedar minuman keras yang terbukti menjual saat Ramadhan. Itu perlu dilakukan sebagai upaya memberikan efek jera pada mereka,” katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu.

Ia mengatakan polisi berkomitmen akan memberantas peredaran minuman keras dan narkotika serta obat terlarang sebagai upaya memberikan kenyamanan pada masyarakat dan mengantisipasi tindakan kejahatan yang diakibatkan oleh barang yang memabukkan tersebut.

“Selama ini, tersangka atau pengedar minuman keras hanya dikenai hukuman tindakan pidana ringan sehingga mereka tidak jera. Oleh karena itu, kami minta hakim pengadilan memberikan hukuman yang lebih berat lagi,” katanya.

Ilustrasi
Ilustrasi

Ia menyebutkan selama operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan hingga akhir Juni 2014, polres telah menyita sebanyak 4.500 botol minuman keras, narkoba, seperti ganja dan ratusan pil dekstro. “Ribuan botol miras, ganja, dan ratusan pil dekstro itu telah kami musnahkan, Selasa (1/7),” katanya.

Ia yang didampingi Wakil Kepala Polresta Kompol Umi Maryati mengatakan meski telah dilakukan pemusnahan miras tetapi polresta tetap berkomitmen lebih meningkatkan operasi pekat agar situasi tetap kondusif selama Ramadhan.

“Kami juga minta pada masyarakat menaati peraturan karena polisi tidak segan memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang terbukti menjual atau mengedarkan miras di saat memasuki Ramadhan,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *