oleh

Ditemui Menteri Gus Ipul, Ratusan Massa KWJK Gelar Demo di Kemensos RI Tuding Pemerintah Tak Becus Urus Desil

JAKARTA – Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) bersama ratusan warga miskin kota menggelar orasi di gedung Kementerian Sosial RI di Jl Raya Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/9). Mereka menilai Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) tidak becus mengurus desil sehingga mengakibatkan ribuan rakyat miskin kehilangan bantuan sosial dari pemerintah.

Sebanyak 350 massa dari 21 kelurahan se-Jakarta dipimpin Marlo Sitompul berunjuk rasa di Gedung Kemensos. Massa dari berbagai penjuru Ibukota tersebut didominasi emak-emak, sebagian di antaranya sambil membawa anak kecil dan spanduk yang intinya mendesak pemerintah memperbaiki desil sesuai kondisi riil warga miskin.

Marlo menegaskan bahwa ratusan massa yang datang ke sini bukan pendeta bayaran. “Mereka datang ke sini tidak ada yang bayar, bahkan mereka rela patungan masing-masing Rp 10 ribu untuk ongkos transportasi naik odong-odong, mobil angkot, dan lainnya. Warga benar-benar ingin mendapatkan keadilan soal penetapan desil yang dianggap salah kaprah,” tegas Marlo. Menurutnya, ratusan massa ini merupakan bagian dari 2.500 KK yang diketahui KWJK memiliki masalah terhadap desil.

Banyak emak-emak bercerita sambil menangis lantaran berdasar penetapan desil, mereka dianggap keluarga mampu sehingga tidak lagi terima jatah bansos. “Saya ini buruh cuci pakaian, suami tidak kerja karena stroke, tapi keluarga kami dinyatakan masuk desil VI alias keluarga mampu. Sejak itu, bansos untuk keluarga kami diberhentikan pemerintah,” keluh ibu warga RW 14 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Ketua RW 14 Penjaringan, Iwan menambahkan di lingkungan terdapat sekitar 300 kepala keluarga (KK) yang kehilangan jatah bansos karena penetapan desil yang ngawur. “Keluarga miskin di tempat kami yang harusnya masuk Desil I sampai III, namun ditetapkan jadi Desil VI dan seterusnya, ini sangar merugikan warga yang benar-benar butuh bansos,” paparnya.

Tak lama setelah berorasi di depan pintu gerbang tersebut, ratusan massa akhirnya diterima langsung oleh Menteri Sosial Syaefullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul. Kemudian massa KWJK berdialog langsung dengan Gus Ipul dan wakilnya Agus Jabo. “Sudah, gak usah teriak-teriak. Ayo sini kita ngobrol untuk cari solusi soal desil,” ucap Gus Ipul pada Korlap unjuk rasa bernama Marlo. Intinya, Mensos akan berkoordinasi dengan pihak BPS untuk membahas aspirasi masyarakat. Gus Ipul berjanji akan membantu rakyat miskin yang tercabut dari hak bansos. “Kalau memang kondisinya miskin, kita bantu sampai dapat kembali haknya,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *