oleh

Ganggu Pilpres Tembak Ditempat

7 ditembak aPOSKOTA.CO – Polri akan menindak tegas siapapun yang mengganggu pelaksanaan pemilihan presiden, pada Rabu 9 Juli 2014. Polri akan menerapkan peraturan kapolri(perkap) nomor 1 nomor 2009 tentang penggunaan kekuatan tindakan kepolisian, dan diatur dalam tembak tempat bagi pelaku kerusuhan.

“ Kami tahu kapan perkap dilakukan,” kata Kepala Badan Pemelihara dan Keamanan(Kabaharkam) Polri Komjen Putut Bayuseno kepada wartawan disela sela gelar pasukan pergeseran ke TPS dalam pengamanan Pilpres di Mapolda Metro Jaya, Senin(7/7).

Meski demikian, kata Putut, petugas akan mengedepankan langkah prefentif didalam penanganan keamanan pilpres. “ Tentunya kita akan mengedepankan langkah langkah prefentif,” tuturnya.

Kesiapan Polri sudah dilakukan sejak pelaksanaan pemilihan calon legislatife(pileg).” Kita selalu antisifasi dan Polri sudah siap sejak pemilihan caleg kemarin, dengan menggelar pasukan disetiap polda,” ungkapnya.

Putut menghimbau, masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu isu yang akan memecah belah yang berujung kepada gangguan keamanan. “ Pesan saya jadikan pemilu luber( labngsung umum bebas rahasia), dan jangan mudah terpancing dengan adanya inpormasi yang menyesatkan,” pungkasnya.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *