oleh

DIBAYAR CEK PALSU PEMILIK TOKO LAPOR POLISI

borgolPOSKOTA.CO – Pemilik salah satu toko kaca di Semarang Budi Hermawan mengadu ke polisi setelah menerima bayaran dari pelanggannya dengan menggunakan cek palsu yang tidak bisa dicairkan.

Budi melaporkan Dwi Iwan,51, pemilik sebuah ruko di kota Semarang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polrestabes Semarang atas dugaan penipuan.

Ia menuturkan terlapor telah ingkar janji untuk melunasi pembayaran atas pekerjaan yang telah selesai dilakukan. “Saya sudah pasang kaca jendela sesuai pesanan Dwi, tapi malah dibayar pakai cek palsu,” katanya.

Ia menuturkan peristiwa penipuan itu berawal ketika Dwi Iwan datang ke perusahaan miliknya yang berada di Kawasan Industri Kaligawe Semarang.

Terlapor memesan kaca untuk dipasang di Ruko miliknya dengan uang muka pembayaran Rp10 juta. “Pesanan langsung saya pasang sesuai permintaan,” katanya.

Setelah terpasang, Budi selanjutnya meminta pelunasan pembayaran dari total biaya sebesar Rp95 juta.
Terlapor kemudian melunasi pembayaran dalam bentuk cek senilai kekurangan yang harus dilunasi. Setelah memperoleh cek tersebut, pelapor kemudian mencairkan surat berharga tersebut ke Bank.

Namun, kata dia, oleh bank cek tersebut dinyatakan palsu dan tidak bisa diuangkan. “Saya berusaha meminta pertanggungjawaban tapi tidak diindahkan,” katanya.
Budi akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui jalur hukum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *