POSKOTA.CO – Petenis bukan unggulan Iga Swiatek (Polandia) tampil gemilang menggulingkan unggulan utama dan mantan juara Simona Halep (Rumania) dengan kemenangan telak dua set langsung 6-1, 6-2 dalam tempo 68 menit untuk lolos ke perempatfinal turnamen Grand Slam tanah liat Perancis Terbuka 2020, Minggu (4/10/2020), di Philippe Chatrier Roland Garros Paris, Perancis.
Petenis berusia 19 tahun itu tahun sebelumnya dikandaskas Halep dalam tempo 45 menit di babak 16 besar. Tapi ia pun langsung membalas atau revans kepada Halep di musim ini. Ia tampil dengan kualitas terbaik untuk menyingkirkan peringkat dua dunia tersebut dengan cara meyakinkan.
Halep sesungguhnya juga bermain tidak terlalu buruk karena hanya membuat 15 kesalahan sendiri. Hanya saja, ia tak mampu berkembang menghadapi pukulan bola Swiatek yang tajam dan menghujam ke sisi pojok dan kiri seakan memamang sengaja menjauhkan jangkauan ke sudut sulit.
Swiatek mencetak total 30 pukulan winner dengan hanya membuat 20 kesalahan sendiri. “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya bermain dengan sempurna. Saya sangat fokus untuk keseluruhan pertandingan, dan bahkan saya terkejut saya bisa melakukan itu, ”kata Swiatek di lapangan usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com.
Baik Swiatek atau pun Halep mencatat hasil cukup meyakinkan sampai ke putaran keempat di Roland Garris kali ini. Keduanya hanya kehilangan enam set sampai pertandingan di babak ketiga. Hanya saja, Swiatek yang menduduki peringkat 54 Dunia WTA benar-benar dominan pada set pembuka dengan menang dalam waktu 24 menit. Pukulan tajam yang menghujam ke pojok-pojok lapangan membuat pertahanan Halep kocar-kacir.
Meskipun Halep mencoba menahan, tapi kepercayaan diri petenis remaja yang dihadapinya terus tak bisa dihentikan. Halep terlihat frustasi sepanjang pertandiangan hingga tak menemukan ritme permainan terbaiknya.
Bahkan Swiatek tidak memberikan Halep kesempatan ketika break point selama pertandingan Justri ia berhasil melakukan pukulan winner guna menggagalkan kesemptan Halep melakukan break poin.
“Saya tidak berpengalaman sama sekali tahun lalu, itu adalah pertandingan pertama saya di stadion besar,” tutur Swiatek tentang kekalahan tahun lalu dari Halep. “Sejak itu, saya telah memainkan beberapa pertandingan besar. Saat ini, saya merasa bisa mengatasi tekanan. Saya ingat tahun lalu dia mengalahkan saya tetapi kalah melawan Amanda Anisimova di babak berikutnya. Saya pikir kami bisa melakukan hal yang sama tahun ini , ” sambungnya.
Di perempat final Swiatek akan bertemu petenis kualifikasi Martin ‘Cinderella’ Trevisan (Italia). Trevisan meneruskan “tarian Cinderella-nya’ untuk memperdaya unggulan kelima Kiki Bertens (Belanda) 6-4, 6-4 di laga lainnya di babak 16. (dk)







Komentar