POSKOTA.CO-Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) tahun ini, tepatnya 11 September 2021, berusia 76 tahun. Dalam usianya yang sama dengan negara Republik Indonesia, RRI berupaya untuk terus berkomitmen menjaga Piagam Tri Prasetya RRI, di tengah perkembangan zaman dan teknologi.
“Dalam memproduksi konten yang dapat menjaga falsafah dan konsensus nasional kita. Dengan keberadaan fasilitas dan inftastruktur yang lebih modern dan mumpuni, LPP RRI tetap menjaga platform awal berdirinya lembaga RRI atau khittah, yakni Tri Prasetya RRI,” kata Plt Direktur Utama LPP RRI Hari Sudaryanto, di sela-sela perayaan HUT ke-76 di Gedung Auditorium LPP RRI, Jakarta, Sabtu (11/09/2021).
Menurut Hari, selain menjaga segala alat siaran radio, para punggawa RRI juga harus mampu mengemudikan siaran radio melalui konten pemberitaan. RRI juga harus mengutamakan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam setiap produk penyiarannya.

Dimasa pandemi Covid 19, RRI mengembangan program siarannya misalnya, dengan menyempurnakan kegiatan belajar mengajar anak-anak di rumah sekaligus membantu upaya Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui School From Home.
Program tersebut bertajuk “Belajar di Pro2”, sebagai strategi untuk menjaga emosional guru dan siswanya agar tetap terjalin dengan baik. Dalam program yang sama, para guru sekaligus dapat mengambil kesempatan untuk memberikan pesan dan edukasi pencegahan penularan Covid-19.
Program ini banyak meraih simpati dari para pendengar sebagaimana bahwa radio memiliki titik peran imajinasi yang sangat tinggi dalam memberikan pelayanan publik
Selain menyajikan program Belajar di Pro2, RRI juga mengimprovisasi Pro3 menjadi layanan siaran nasional resmi mengenai Covid-19 secara penuh 100 persen. Bahkan khusus untuk siaran Pro3, layanan khusus siaran Covid-19 juga dipancar-luaskan oleh separuh hari siaran RRI Daerah Pro1 Pro2 dan sepanjang Pro4 serta siaranVoice Of Indonesia.
Hari menambahkan, dalam era Big Data, pada Bulan Maret lalu, RRI meluncurkan SPRINT. Yaitu Sistem Pelacak Ragam Informasi News Terkini, yang memrupakan produk digital milik Radio Republik Indonesia untuk memberikan insight, analytic dan search terhadap konten dan produk digital RRI.
Sistem arsitektur Big Data yang dilandasi dengan kekuatan teknologi artificial intelllegence, dapat menggali dan memperoleh insight pada pangkalan data yang selama ini telah dimiliki RRI.
Contoh Big Data Analytic ada pada siaran digital audio streaming RRI, dimana dapat melihat hasilan alisadari RRI seluruh Indonesia sesuai dengan waktu yang diinginkan penggunan. Yaitu dapat dilihat berapa banyak siaran RRI didengarkan, berapa rata-rata durasi user mendengarkan streaming sampai dengan peta sebaran pendengar RRI di seluruh dunia.Tidak hanya streaming, teknologi Big Data RRI yang berbasis pada kemampuan artificial intelligence juga digunakan untuk menganalisa data pengunjung applikasi rri.co.id.
Teknologi RRI SPRINT untuk bias mengolah data dengan berbagai macam tipe, mulai dari teks, audio, video bahkan infografis. Informasi atau berita yang RRI suguhkan dalam bentuk teks, audio, gambar, video dan dokumen bersifat terkini dan terverifikasi, berasal dari RRI Se-Indonesia dan kontributor RRI di luar negeri. Untuk mengakses RRI Sprint dapat dilakukan di laman rri.co.id
Sebagai tradisi setiap menyongsong hari jadinya, RRI menggelar kompetisi SWARA KENCANA, sebagai bentuk kompetisi tertinggi di bidang Radio.
Pemenang Suara Kencana 2021 akan diumumkan Hari ini pada puncak peringatan Hari Radio 11 September 2021. Swara Kencana sendiri merupakan penghargaan kepada kreativitas. Hal ini untuk membuktikan kreativitas dan kepedulian angkasawan RRI dan angkasawan radio swasta serta komunitas,
Penghargaan Swara Kencana 2021 diberikan untuk kategori Buletin Berita, Iklan Layanan Masyarakat, Siaran Drama, News Feature.
Perayaan HUT ke-76 RRI tahun ini, juga menghadirkan tradisinya dari tahun ke tahun yaitu menyulutkan Api Obor Tri Prasetya sebagai lambing Api Yang Tak Kunjung Padam. Yang mana pembawa obor apinya adalah atlet Eko Yuli Irawan peraih medali perak pada Olimpiade Tokyo 2020. Sementara di Di Olimpiade Beijing 2008 Eko meraih medali perunggu Eko Yuli Irawan, lahir di Kota Metro, Lampung, Indonesia, 24 Juli 1989 adalah atlet angkat besi Indonesia yang memperkuat Jawa Timur di PON Papua.
Selain terus berinovasi, RRI juga masih menjaga netralitas terhadap segala konflik kepentingan politik atau golongan tertentu. RRI juga terus merekatkan persatuan agar tidak terdistorsi dari fenomena melemahnya persatuan karena kepentingan politik. RRI tidak boleh larut di situ dengan mengutamakan keselamatan bangsa dan Negara.
Adapun Thema Hari Radio ke 76 tahun 2021 adalah Tangguh! Tumbuh Sehat dan Kuat, Suarakan Indonesia . Kegiatan Puncak Hari Radio dimeriahkan oleh Iwan Fals, Bulan Sutena, dan Aminoto Kosin. (*/fs)







Komentar