oleh

Profesor Johnson: Eksplorasi Laut Tidak Maksimal

POSKOTA. CO – Teknologi penginderaan jarak jauh untuk pemetaan laut di Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara yang sejatinya bukan negara maritim.

Inilah yang menjadikan eksplorasi lautan di Republik Indonesia ini tidak maksimal baik dalam pengelolaan hingga pengawasan dan kontrol yang dilakukan.

“Laut harusnya menjadi penghubung strategis antar pulau dalam tata niaga baik internal maupun eksternal. Dengan penerapan penginderaan jauh, aspek suhu dan permukaan serta kandungan klorofil dapat diketahui dari aspek fisika dan biologi. Dan yang terpenting adalah menentukan titik zona potensi penangkapan ikan di laut,” demikian kata Profesor Johnson Lumban Gaol dalam pemaparan orasi Ilmiah Dewan Guru Besar IPB terkait pengintegrasian teknologi Penginderaan jarak jauh yang harus dilakukan pemerintah dalam menjaga keutuhan lautan.

Profesor Johnson Lumban mengatakan , negara Jepang sudah melakukan pemetaan dan pengindraan jauh lautan di dunia termasuk lautan dan perairan yang ada di Indonesia.

Padahal Negara Jepang bukan negara maritim. Prof Johnson yang menyelesaikan studi S1 hingga S3 di IPB University ini mengungkapkan, ada kombinasi global serta data yang beredar melalui digital yang dapat di integrasikan secara utuh dalam satu program dan sistim yang terbangun.

Dalam orasinya, guru besar IPB University ini juga memantik kepada pengembang aplikasi untuk menyatukan model penginderaan jarak jauh dari berbagai sumber serta mendorong penguatan satelit yang ada untuk fokus dengan pencataan dan pendataan laut di Indonesia.

“Tidak hanya persoalan hilangnya sumber daya alam dari lautan Indonesia yang di curi oleh pihak lain. Persoalan kedaulatan bangsa yang berkaitan dengan batas teritorial juga menjadi hal penting dalam pemutahiran dan pengembangan data kelautan untuk di kembangkan bersama tidak hanya lembaga swasta dan instansi pemerintah saja,”tegas Prof Jonson. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *