oleh

Pegawai Kementerian PPPA Divaksin, Tak Boleh Lengah dan Tetap Terapkan 5M

POSKOTA.CO – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaksanakan vaksinasi tahap pertama untuk seluruh pejabat dan pegawai.

Program vaksinasi dilaksanakan untuk memberikan kekebalan pada tubuh agar tidak terpapar Covid-19 dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Melalui pelaksanaan vaksinasi hari ini, diharapkan seluruh pegawai Kementerian PPPA dapat memiliki kekebalan terhadap Covid-19. Namun, perlu pemahaman dari seluruh pegawai Kementerian PPPA, bahwa dengan adanya pemberian vaksin ini, kita tidak boleh lengah dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kita harus memastikan pemberian vaksin ini dapat memberi dampak positif sebesar-besarnya bagi kesehatan kita semua,” ungkap Sekretaris Kementerian PPPA Pribudiarta Nur Sitepu dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kementerian PPPA, Jumat (12/3/2021).

Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Erna Mulati yang turut hadir memantau langsung proses vaksinasi di Kementerian PPPA mengungkapkan, proses vaksinasi Covid-19 di Kementerian PPPA sudah berjalan dengan baik karena pihak internal Kementerian PPPA telah mempelajari beberapa hal dari pengalaman vaksinasi di lintas sektor terkait.

Erna juga berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pegawai Kementerian PPPA yang sudah divaksin, untuk tetap menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Selain itu, tidak lupa untuk meningkatkan kebersihan dan daya tahan tubuh.

Kegiatan vaksinasi tahap pertama diberikan kepada 639 pegawai Kementerian PPPA yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN (tenaga pendukung dan pengemudi), petugas keamanan, petugas kebersihan, office boy, teknisi, dan lainnya.

Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan vaksinasi tahap kedua yang diharapkan dapat diikuti semua pegawai di lingkungan Kementerian PPPA pada 26 Maret 2020.

Kegiatan vaksinasi diselenggarakan dengan dukungan berbagai pihak yaitu Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Kota Jakarta Pusat, RS Mayapada, RSUD Fatmawati, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Puskesmas Kecamatan Gambir, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priok yang tergabung ke dalam tujuh tim vaksinator.

Ketua Umum Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kementerian PPPA Ambarwati menuturkan, berdasarkan data Kementerian PPPA, hingga 2 Maret 2021, diketahui terdapat 56 orang pegawai Kementerian PPPA yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini, hanya sekitar 1-2 orang yang berstatus masih positif. Jumlah konfirmasi kasus Covid-19 di Kementerian PPPA sejak pertama ditemukan hingga saat ini pun semakin berkurang karena kami telah menerapkan pembatasan kehadiran maksimal sebanyak 25 persen sesuai Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 67 Tahun 2020,” ujar Ambar.

Ambar menambahkan, Kementerian PPPA telah menerapkan protokol kesehatan dalam bekerja, membentuk tim penanganan Covid-19, dan menunjuk para koordinator penanganan Covid-19 pada setiap unit kerja di Kementerian PPPA.

Kementerian PPPA secara berkala juga memberikan vitamin penambah daya tahan tubuh, bertindak cepat melakukan pelaporan ke unit kesehatan terkait saat ada pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dilacak dan dirujuk agar mendapat penanganan lebih lanjut.

“Saya baru saja mendapatkan suntikan vaksin, sejauh ini hanya terasa pegal dan tidak sakit, untuk lainnya aman. Untuk itu, saya sampaikan kepada seluruh pegawai agar jangan takut untuk divaksin,” tutup Ambarwati. (miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *