BANDUNG – Di balik dinginnya udara Kota Bandung, tepatnya di Rumah YKAKI Cabang Bandung yang beralamat di Jalan Dr. Setiabudi No. 86H, tersimpan ribuan kisah perjuangan yang tak kasat mata.
Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti (YPBLC) hadir pada Sabtu (9/5/2026), bukan sekadar membawa bantuan logistik, melainkan sebuah cetak biru masa depan bagi mereka yang dunianya sempat terhenti oleh diagnosis medis.
Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk ‘Kasih Asa Luhur’ ini menjadi tonggak sejarah bagi YPBLC dalam memperluas jangkauan kebermanfaatan nilai kebudiluhuran.
Salah satu elemen yang paling menyentuh adalah pemberian Kids Warm Scarf ‘Kasih Asa Luhur’. Syal ini dirancang dengan material lembut yang melambangkan kasih sayang ibu, kehangatan keluarga, dan perlindungan institusi pendidikan.
Bagi YPBLC, syal ini adalah pesan bisu bahwa anak-anak di YKAKI tidak berjuang sendirian. Di setiap rajutan benangnya, terselip harapan agar para pejuang cilik ini terus kuat menjalani setiap sesi kemoterapi yang melelahkan. Perlindungan fisik melalui syal ini beriringan dengan perlindungan masa depan yang dijanjikan yayasan.
Lebih dari sekadar bantuan materiil, YPBLC membawa kabar yang mengubah arah hidup banyak keluarga. Pengumuman mengenai beasiswa penuh dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) di seluruh unit pendidikan Budi Luhur menjadi oasis di tengah gurun kekhawatiran finansial.
Banyak orang tua pasien kanker yang terpaksa mengorbankan tabungan pendidikan anak demi biaya medis yang membengkak. YPBLC hadir untuk menghapus beban tersebut, memastikan kursi pendidikan selalu terbuka lebar bagi mereka yang berani bermimpi meski dalam keterbatasan fisik.
Sinergi ini dipertegas dengan Program Pohon Harapan atau ‘Tree of Hope’. Anak-anak diminta untuk menuliskan nama, hobi, dan impian mereka pada lembar kertas berwarna. Menariknya, diagnosis medis tidak membatasi imajinasi mereka. Ada yang bermimpi menjadi dokter spesialis, peneliti, hingga astronot.
YPBLC melihat bahwa menjaga nyala api cita-cita ini sama pentingnya dengan menjaga asupan nutrisi medis bagi sang anak. Setiap impian yang tertulis di pohon tersebut adalah kontrak moral bagi YPBLC untuk terus mendampingi mereka hingga gerbang kesuksesan. Kehadiran tim YPBLC disambut hangat oleh pihak YKAKI Bandung.
Rahma, selaku perwakilan YKAKI Bandung, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa kegiatan edukatif dan interaktif seperti ini memberikan energi baru bagi mental anak-anak.
Menurutnya, kunjungan ini menjadi penyemangat besar bagi para pasien untuk tetap tangguh menjalani rangkaian pengobatan medis yang panjang. Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga kemanusiaan seperti inilah yang diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten di masa mendatang.
Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc., secara terbuka menyatakan dukungan penuh yayasan terhadap keberlangsungan kegiatan sosial ini.
“Kegiatan ‘Kasih Asa Luhur’ yang baru saja kita laksanakan di Bandung ini adalah manifestasi nyata dari nilai kebudiluhuran yang menjadi fondasi kami. Kami melihat bahwa tantangan terbesar bagi anak pejuang kanker bukan hanya pada proses medis yang menyakitkan, tetapi pada harapan akan masa depan yang seringkali meredup akibat kondisi ekonomi dan kesehatan,” ujar Julian, dalam keterangan yang didapat media ini, Selasa (12/5/2026).
Ia menambahkan, YPBLC akan berdiri sebagai garda terdepan untuk memastikan pendidikan mereka tidak terhenti meskipun sedang dalam masa pengobatan. (*/aga)







Komentar