oleh

Dampak Covid-19, Muktamar Washliyah Ditunda hingga Februari Tahun Depan

POSKOTA.CO – Penyelenggaraan Muktamar ke-22 Aljam`iyatul Washliyah (Al Washliyah), Insya Allah diadakan pada Februari 2021 mendatang. Dengan demikian, rapat tertinggi organisasi ini tertunda dari jadwal semula April 2020, akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hingga saat ini.

Sekretaris Panitia Muktamar Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, Senin Malam (14/9/2020) pukul 15.27 WIB mengatakan melalui konferensi pers di kanal Youtube AW Sumut Channel sebagaimana diuggah alwashliyahcirebon.id. menyebutka rapat digelar di Ruang Rapat Haji Mursyid Jafar, Gedung Haji Abdul Halim Harahap Komplek perkantoran Pengurus Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja No. 144 Kota Medan.

“Malam hari ini Alhamdulillah kami atas nama panitia pelaksana penyelenggaraan Muktamar ke-22 Al Jamiyatul Washliyah beserta dengan Dewan Fatwa, Dewan Pertimbangan Pengurus Besar (PB) Al Jamiyatul Washliyah melaksanakan pertemuan,” kata Dedi Iskandar.

Menurut Dedi, hasil pertemuan tersebut disampaikan kepada semua warga Washliyah untuk mendapatkan informasi sekaligus penjelasan terkait dengan penyelenggaraan Muktamar ke-22 Al Al Jam’iyatul Washliyah.

“Berikut kami sampaikan hasil kesimpulan pertemuan yang baru saja kami akhiri berkisar pukul 21.10 WIB tadi bahwa Muktamar ke-22 Al Jam’iyatul Washliyah Insya Allah secepatnya akan kita laksanakan pada bulan Februari 2021”.

Keputusan didasarkan pertimbangan untuk kemaslahatan organisasi dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi dan belum bisa dipastikan sampai kapan akan berakhir.

Hadir dalam konferensi pers tersebut Sekretaris Dewan Pertimbangan (Dr. H. Ismail Effendi), Sekretaris Dewan Fatwa (H. Muhammad Nasir, Lc., MA), Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah (Dr. KH. Yusnar Yusuf Rangkuti, M.Sc), Sekretaris Jenderal PB (KH.Masyhuril Khomis, SH., MM), Bendahara Umum PB Raditya perwira, SE dan Ketua Steering Committee Muktamar XXII (Dr. Ir. H. Amran Arifin, MM., MBA).

Dedi Iskandar mengajak warga Al Washliyah berdoa agar musibah pandemi Covid-19 segera berlalu.

“Insya Allah kepada semua warga di manapun berada saya ingin mengajak kita semua untuk memanjatkan doa kepada Allah mudah-mudahan musibah ini segera berlalu dan kita bisa kembali bertemu dan melaksanakan Muktamar seperti yang sudah sama kita rindukan” ujarnya.

Berdasar catatan poskota.co, seyogianya muktamar Al Washliyah diselenggarakan tepat waktu pada April 2020 ini di Jakarta.  Panitia muktamar sudah terbentuk dan telah mulai bekerja menyiapkan segala sesuatu, namun pada pertengahan Maret 2020, Indonesia termasuk Jakarta terserang penyakit Covid-19. Akhirnya  rencana muktamar ditunda tiga bulan berikutnya oleh pengurus Dewan Fatwa Al Washliyah. Akan tetapi kondisi belum juga memungkinkan sampai dengan September ini, maka Dewan Fatwa menetapkan KSB (Ketua, Sekretaris Jenderal, Bendahara) PB Al Washliyah sebagai pelaksana tugas  (plt) sambil menunggu muktamar digelar Februari tahun depan. (*/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *