oleh

Warga Sukamaju Baru, Tapos Dukung Penyegelan Alfamidi Tanpa IMB

POSKOTA. CO – Aksi penyegelan dan penutupan toko serba ada Alfamidi di Jl. Raya Nangka, Kel. Sukamaju Baru, Tapos di dukung warga sekitar terlebih tidak memiliki izin mendidikan bangunan (IMB) dan lainnya oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Depok.

“Seharusnya memang seperti itu dan jangan menunggu keluhan atau informasi dari warga sehingga tugas dan fungsi Pemkot Depok untuk mengawasi bangunan bermasalah lebih ketat lagi, ” ujar Rahman, warga Kel. Sukamaju Baru, Tapos, Jumat (27/8).

Kegiatan penyegelan setelah sebelumnya Pemkot Depok memberikan surat peringatan dan teguran terkait perizinan yang belum dilaksanakan atau lengkap.

Menurut dia, tindakan penyegelan sudah tepat namun tentunya juga perlu dilakukan di sejumlah tempat lain bukan hanya bangunan tempat usaha saja namun banyak juga perumahan klauster tanpa IMB maupun melanggar Garis Sepadan Jalan (GSJ) serta Garis Sepadan Kali (GSK) tetap berdiri tanpa ditindak tegas.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdiany didampingi Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Ferry Birowo mengatakan, langkah tegas itu dilakukan karena waralaba tersebut tidak mengindahkan surat peringatan untuk mengurus administrasi yang belum diselesaikan termasuk IMB.

“Kami lakukan langkah tegas, kami segel. Sudah kami layangkan teguran sebelumnya,” ujarnya yang akan terus mengambil tindakan tegas penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Kota Depok.

Sedangkan Lurah Sukamaju Baru, Pairin, mengakui kegiatan Alfamidi itu sudah berjalan satu bulan dan sudah diperingatkan agar mengurus kelengkapan surat yang diperlukan.

“Saya sempat mengeluarkan surat rekomendasi seminggu Alfamidi beroperasi sekitar bulan Juli 2021 namun ada catatan harus melengkapi terlebih dahulu perizinan yang ada, ” katanya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *