BOGOR – Penemuan bayi dalam kondisi hidup, kini di selidiki polisi. Bayi yang ditemukan di pemukiman padat penduduk ini, sempat membuat ibu-ibu setempat heboh.
Pasalnya selain ditengah pemukiman yang sangat padat, juga keberadaan bayi ini semula dikira suara kucing saat ia menangis.
Kapolsek Cigudeg, Kompol Wagimas mengatakan, sesaat mendapat laporan, ia langsung memerintahkan Panit Reskrim bersama piket fungsi Reskrim yang dipimpin Aipda Arief untuk mendatangi lokasi.
Bayi ditemukan oleh warga pada hari Rabu 1/5/2024 sekitar pukul 12.30 Wib. TKP temuan bayi di samping rumah Ati yang beralamat di Kampung Parakantiga, Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Dari hasil penyelidikan, Kepolisian Polsek Cigudeg mendapat keterangan, jika sekitar pukul 12.30 Wib, warga yang semuanya ibu-ibu setempat, mendapatkan laporan dari anak kecil yang mengatakan bahwa ada suara anak kucing.
Warga kemudian melakukan pengecekan dan di temukan seorang bayi berjenis kelamin peremuan tanpa baju yang masih melekat ari-arinya.
“Bayi masih hidup. Ari-arinya masih menempel. Kondisi bayi miring kiri ke arah tembok tertutup dengan talenan kayu,” kata Kompol Wagimas Jumat 3/5/2024.
Ibu-ibu yang mengetahui bayi masih hidup, lalu membawanya ke rumah Sarmani, seorang paraji yang berada didaerah ini untuk dibersihkan dan di potong tali pusarnya.
“Bayi perempuan, kini ditangani dengan baik di Puskesmas Cigudeg,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, saat ditemukan oleh warga, selain hidup dan masih ada tali pusarnya, pada bagian kaki kiri terlihat memar.
Bayi perempuan ini berat badannya 2.300 gram, panjang badan 46 Cm, dengan lingkar dada 32 Cm dan lingkar kepala 31 Cm.
“Kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan. Ketua RT dan RW serta kepala dusun dan bidan serta klinik yang ada disekitar lokasi, kami mintai keterangannya. Proses pencarian bukti bukti di lokasi, masih kami lakukan, guna mencari siapa orangtua dari bayi ini,” tegas Kapolsek. (yopi/fs)







Komentar