BOGOR — Tumpukan sampah rumah tangga pasca Hari Raya Idul Fitri dikeluhkan warga dan pengguna jalan di Jalan Cibeureum, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Sampah yang menggunung di pinggir jalan tersebut menimbulkan bau tidak sedap hingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Berdasarkan laporan warga pada Minggu (29/3/2026) malam, tumpukan sampah terlihat berserakan hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas serta mengeluarkan bau menyengat, terutama saat hujan.
Salah satu pengguna jalan, Asep, mengaku bau sampah tercium hingga radius sekitar 10 meter.
“Bau banget. Orang lewat saja tidak tahan dengan baunya. Ini sepertinya sudah lebih dari satu Minggu sampahnya,” ujarnya.
Warga menyebutkan, penumpukan sampah tersebut telah berlangsung lebih dari satu minggu tanpa penanganan dari dinas terkait.
“Sudah lama, ada lebih dari seminggu belum diangkut,” ungkap seorang warga.
Warga setempat, Wijaya, menjelaskan bahwa lokasi tersebut memang merupakan tempat pembuangan sementara (TPS). Namun, biasanya sampah rutin diangkut menggunakan truk.
“Kalau sebelumnya suka diangkut pakai truk sampah. Baru sekarang sampai numpuk begitu sampahnya. Mungkin masih libur Lebaran,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera menangani persoalan ini karena, sangat mengganggu pengguna jalan dan sudah menimbulkan bau tidak sedap yang berpotensi menyebabkan penyakit.
“Kalau tidak segera diangkat akan makin menumpuk, bukan cuma mengganggu lalu lintas tapi bisa menimbulkan penyakit,” pungkasnya. (yopy/fs)







Komentar