oleh

Lomba Dayung Pasar Baru, Upaya Pemkot Jakpus Dorong Sport Tourism dan Jaga Ciliwung

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar Lomba Dayung Pasar Baru Piala Walikota Jakarta Pusat 2026 di kawasan Kali Ciliwung, Pasar Baru, Minggu (27/9).

Kegiatan tersebut juga diisi, bazar UMKM, santunan anak yatim, serta diawali senam bersama.

Wali Kota Jakpus, Arifin mengatakan, lomba Dayung Pasar Baru merupakan agenda tahunan yang akan terus dipertahankan sebagai ciri khas kawasan tersebut.

Menurutnya, Pasar Baru merupakan salah satu ikon Jakarta yang telah berkembang sejak 1820 dan memiliki potensi sebagai kawasan perdagangan, rekreasi, wisata sejarah, serta pusat aktivitas masyarakat.

“Lomba dayung di Pasar Baru setiap tahun akan terus kita adakan. Ini menjadi ciri khas Pasar Baru. Sungai Ciliwung yang ada di samping kita harus kita rawat, jaga, dan pelihara,” ujar Arifin.

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. Menurutnya, kondisi Kali Ciliwung yang bersih dan jernih dapat mendukung pemanfaatan sungai sebagai ruang aktivitas olahraga sekaligus menjadi daya tarik wisata di kawasan Pasar Baru.

Arifin juga meminta agar penyelenggaraan Lomba Dayung Pasar Baru tahun depan dibuat lebih meriah. Terlebih, Jakarta akan memasuki momentum 5 Abad pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan tahun besok Jakarta tepat lima abad usianya. Pasar Baru harus lebih meriah dan lebih semarak lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pengembangan kawasan Pasar Baru melalui peningkatan sarana dan prasarana serta berbagai aktivitas masyarakat. Ia berharap seluruh jajaran perangkat daerah turut menyiapkan fasilitas pendukung agar kawasan Pasar Baru semakin hidup dan menarik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat Rusdiyanto mengatakan, Lomba Dayung Pasar Baru merupakan agenda rutin yang bertujuan membina olahraga masyarakat sekaligus mengembangkan potensi sport tourism dan sport industry di Jakarta Pusat.

“Tahun ini, lomba diikuti lebih dari 60 tim yang terbagi dalam tiga kategori, yakni pelajar sebanyak 13 tim, masyarakat 16 tim, dan jajaran perangkat daerah sebanyak 26 tim,” katanya

“Lomba dayung ini menjadi agenda tetap di Jakarta Pusat. Kami ingin mengembangkan olahraga air, potensi sport tourism, sekaligus mewujudkan masyarakat yang bugar dan pemuda yang berdaya saing,” imbuhnya.

Selain lomba dayung, Festival KORMI turut menghadirkan berbagai olahraga masyarakat tradisional dan kreasi inorga.

Di tempat yang sama, Ketua KORMI DKI Jakarta Diana Dewi mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memadukan festival olahraga masyarakat dan lomba dayung di kawasan ikonik Pasar Baru.

“Ini menjadi momentum untuk mengajak warga lebih aktif bergerak, sehingga tubuh bugar dan semakin produktif. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat mendukung pariwisata Jakarta karena memiliki unsur etnik dan unik,” kata Diana.

Diana menuturkan, Festival KORMI dan Lomba Dayung Pasar Baru Piala Walikota Jakarta Pusat 2026 sekaligus menjadi ruang kolaborasi pemerintah, KORMI, masyarakat, dan pelaku UMKM.

“Kegiatan ini diharapkan terus berkembang sebagai agenda tahunan yang semakin semarak, terutama menyambut momentum 5 Abad Jakarta pada 2027,” tandasnya.(ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *