oleh

Tak Pakai Masker, Ratusan Orang Memilih Sanksi Kerja Sosial, 38 Orang Pilih Denda Administrasi

-Megapolitan-143 views

POSKOTA.CO- Ratusan warga terjaring Operasi Tertib Masker (Tibmask) selama dua hari diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta Utara. Pelanggar dikenakan sanksi mulai dari sanksi kerja sosial hingga denda administrasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara Yusuf Majid mengatakan, Operasi Tibmask pada hari pertama penerapan PSBB menjaring 351 pelanggar. Operasi tersebut diselenggarakan di enam titik strategis di wilayah Jakarta Utara.

“Total hingga hari kedua operasi ada sekitar 351 pelanggar terjaring dalam Operasi Tibmask pada hari pertama PSBB kemarin,” kata Yuma, panggilan akrab Yusuf Majid,, Selasa (15/9).

Dari jumlah itu dirinci sebanyak ratusan orang dikenakan sanksi kerja sosial dan 38 pelanggar lainnya dikenakan sanksi denda administrasi. Untuk sanksi kerja sosial, pelangar diminta untuk membersihkan fasilitas umum yang sekitar lokasi operasi. Sedangkan untuk sanksi denda administrasi, terdapat tiga perbedaan nilai besaran denda mulai dari Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 250 ribu.

“Operasi Tibmask ini merupakan lanjutan dari operasi sebelumnya. Untuk saat ini (PSBB), operasi akan semakin dimasifkan di enam kecamatan guna menertibkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease 2019),” jelasnya.

Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara AKBP Rachmat Sumekar menerangkan Operasi Yustisi juga diterapkan bersamaan dengan Operasi Tibmask di wilayah Jakarta Utara. Meski begitu, keberadaan aparat kepolisian pendamping petugas Satpol PP dalam penegakan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Aparat kami (kepolsian) hanya sebagai pendamping dalam operasi ini. Penegakan aturan berada pada petugas Satpol PP,” tutupnya. (wandhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *