oleh

SMP Al Fajar Jakarta Suluh Bahaya Narkoba

-Megapolitan-205 views

POSKOTA.CO – Untuk dapat diketahui bersama dewasa ini, penyalah gunaan narkoba di kalangan remaja perlu dilakukan penyuluhan yang berkesinambungan. Khususnya di di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Terlebih DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara, dan para generasi muda, pada umumnya remaja sebagai penerus bangsa.

Maka, bila mereka para remaja sudah tersesat dengan nikmatnya narkotika, sudah jelas satu generasi Bangsa ini pasti rusak. Remaja dikatakan tersesat bila remaja tersebut terbujuk, tertipu, terpedaya, kena rayuan ataupun dipaksa menggunakan narkotika untuk pertama kali, sensasi pertama kali memakai narkotika adalah awalnya remaja kecanduan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko menyebutkan, bahwa penyalah gunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.

Jumlah remaja per-tahun sebagai penikmat narkoba di usia yang melenial ini, kalau data BNN di tahun 2019 tercatat ada sekitar 2-3 juta anak-anak kalangan remaja melenial yang terkena narkoba. Sungguh miris rasanya.

Para siswa mendengarkan ceramah

Menyikapi akan bahayanya Narkoba bagi generasi muda saat ini, bertempat di Yayasan Al Fajar Aseni Jakarta SMP Al Fajar Jakarta jalan. Sultan Iskandar Muda Alteri Pondok Indah Jakarta Selatan.

Diadakan penyuluhan bagi anak-anak SMP, dimana acara ini mengangkat tema penyuluhan bahaya penyalah gunaan narkoba di lingkungan sekolah Selasa (11/2/2020). Acara ini dilaksanakan dengan kegiatan pembinaan siswa SMP Al Fajar Semester Genap tahun 2019/2020.

Acara yang dihadiri kalangan anak-anak SMP milenial generasi penerus bangsa sebanyak 300 orang, ini akan dilanjutkan pada gelombang kedua nantinya. Acara diisi bersama anak-anak Seniman Jalanan Indonesia (SJI), serta dihadiri narasumber yang mumpuni di bidangnya Hanny Hendrany SSos NLP Perwakilan dari Forum Pemberadayaan Perempuan Indonesia (FPPI) juga Ketua Bidang Pendidikan dan sebagai penggiat antinarkoba BNN. (parulian tambun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *