POSKOTA.CO- Saluran rusak dan sering banjir di Jalan Kartini Delapan Dalam Gang Fajar II dan III RW 08, Kartini, Sawah Besar diperbaiki pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Sawah Besar dengan cara ditinggikan sekitar 20 cm.
Perbaikan saluran rusak ini meliputi saluran lama dibongkar, kemudian diganti dengan bahan material U_dith berukuran 40 X 120 cm dengan penutup plat saluran berukuran 40 X 60 cm yang dikerjakan pada 25 Agustus 2021 lalu ini merupakan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan juga permohonan langsung dari pengurus RW 08 Kartini.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Sawah Besar, Yusuf didampingi stafnya, Sahudi menerangkan, perbaikan saluran di Jalan Kartini Delapan Dalam Gang Fajar II dan Fajar III itu menindaklanjuti usulan Musrenbang dan permohonan langsung dari pengurus RW 08 Kartinj karena saluran rusak.
“Pengerjaan saluran rusak Jalan Kartini Delapan Dalam Gang Fajar II dan Fajar IIII RW 08 Kartini meliputi normalisasi sepanjang 170 meter X dua sisi dengan lebar 40 cm dan tinggi saluran 60 cm.
“Pengerjaan normalisasi saluran menggunakan bahan material U_dith dengan menggunakan alat manual diantaranya, bogem, linggis, cangkul, ember dan trolly atau gerobak celeng dan karung plastik menerjunkan 10 Satgas SDA. Saat ini progres nya sudah 50 persen,” ungkap Yusuf, Minggu (19/9/2021).
Soal kendala hambatan saat mengerjakan saluran rusak tersebut, tambah Yusuf antara lain, inrit berupa pondasi rumah mepet dengan saluran dan banyak pipa Pam berada dalam saluran air ditambah mobilisasi, hasil galian dan matrial tidak ada tempat untuk drop matrial nya. Namun bisa diatasi. “Prediksi pengerjaan saluran itu diperkirakan tuntas bulan Oktokber 2021 mendatang,” paparnya.
Sementara itu, Ketua RW 08, Kartini Achmad Maulana membenarkan, perbaikan saluran air meliputi dari Gang Fajar IiI dan Fajar III itu usulan dari warga karena saluran sudah tidak layak. “Alhamdulillah sudah diperbaiki, mudah-mudahan setelah saluran tersebut dinormalisasi saat musim penghujan tidak banjir lagi,” singkatnya. (van/fs)







Komentar