POSKOTA.CO – Sebanyak 20 meter kubik lumpur bercampur dengan sampah limbah pedagang kali lima (PKL) yang berserakan menyumbat dalam saluran penghubung Jalan Lautze dan Jalan Krekot Bunder, Sawah Besar dibersihkan pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) SDA Kecamatan Sawah Besar dengan alat manual.
Pembersihan lumpur dan sampah limbah berupa botol aqua, kaleng dan lain-lain di saluran penghubung tersebut menindaklanjuti kegiatan gerebek lumpur pada hari Minggu kemarin.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Sawah Besar Yusuf Sumardani membenarkan, bahwa saluran penghubung Jalan Lautze dan Jalan Krekot Bunder lumpur dan sampah limbah pedagang berupa botol air mineral, kaleng, kayu dan lain-lain yang berserakan dalam saluran tersebut dibersihkan Satgas SDA Kecamatan Sawah Besar menggunakan alat manual cangkul, ember plastik, linggis, karung plastik dan gerobak celeng.

“Pengurusan lumpur mulai dikerjakan mulai dari saluran Jalan Lautze dan Jalan Krekot Bunder meliputi panjang 300 meter tindak lanjut kegiatan gerebek lumpur hari Minggu kemarin,” ungkap Yusuf, Senin (28/2/2022).
Lanjut Yusuf Sumardani menambahkan, pengurasan tersebut dalam antisipasi genangan air karena salah satu penyebabnya yaitu tersumbat dengan lumpur yang bercampur dengan limbah pedagang yang dibuang di dalam saluran.
“Ada 20 satgas SDA yang dikerahkan masuk ke dalam saluran tersebut. Saat ini progres pengurasan sudah 50 persen. Lumpur dan sampah limbah terangkut empat dumptruck atau sebanyak 20 meter kubik. Selanjutnya dibuang ke dumping site Suku Dinas SDA Jakarta di kawasan PLTU Ancol, Jakarta Utara,” ucap Yusuf sambil menambahkan, jika cuaca mendukung pengurasan, insya Allah dituntaskan pertengahan Maret 2022 mendatang. (*/van)







Komentar