oleh

Revitalisasi Taman Tebet Sebagai Pengendali Banjir dan Atasi Krisis Air

POSKOTA.CO – Revitalisasi Taman Tebet menjadi Tebet Eco Park akan memfungsikan taman kota tersebut sebagai pengendali banjir dan mengatasi krisis air.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan revitalisasi taman kota yang dilaksanakan empat tahun lalu, bukan semata-mata untuk penghijauan tetapi juga untuk mengendalian banjir.

“Taman-taman kota yang direvitalisasi juga akan berfungsi sebagai ruang terbuka biru yang bisa menampung air hujan,” kata Gubernur Anies, Kamis (13/1).

“Saat ini sudah ada 94 titik RTH atau ruang terbuka hijau yang ketika hujan dapat menampung 1,9 juta m3 air dan dapat meresap air selama 2-3 jam,” tambahnya.

Lebih lanjut Anies mengatakan, salah satu taman kota atau Taman Maju Bersama yang mempunyai fungsi peresepan air dan pengendalian banjir adalah Taman Tebet yang kini tengah direvitalisasi menjadi Tebet Eco Park untuk merestorasi fungsi taman secara ekologi.

Restorasi ekologi di Taman Tebet, menurut Anies, mengubah fungsi grey space dalam taman menjadi active green (ruang terbuka hijau) and blue open space (ruang terbuka biru) yang mempunyai fungsi pengendalian banjir dan krisis air.

“Aksesibilitas masyarakat ke fitur alam dalam taman melalui jembatan pedestrian berbentuk infinity yang menghubungkan dua taman Tebet yang sebelumnya terpisah. Selain aspek ekologi dan estetika, masalah ekonomi dan sosial masyarakat sekitar juga diperhatikan dalam revitalisasi Taman Tebet. Perancangan revitalisasi Taman Tebet dimulai dengan mendengarkan aspirasi warga mengenai kebutuhan mereka dalam penataan taman tersebut,” tutup Gubernur. (miv/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *