POSKOTA.CO – Memasuki musim hujan sejak November 2021 wilayah DKI Jakarta makin banyak terjadi kerusakan jalan yang diakibatkan oleh banjir. Dalam kurun waktu hampir tiga bulan ini saja, Dinas Bina Marga DKI telah memperbaiki 4.544 titik jalan berlubang.
Saat ini Satgas Bina Marga yang tersebar di lima wilayah kota juga masih terus menginventarisasi jumlah kerusakan jalan. Pasalnya, curah hujan deras, apalagi yang menimbulkan genangan maupun banjir sangat cepat merusak permukaan jalan, terutama yang terbuat dari aspal.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, Satgas Bina Marga selalu aktif melakukan monitoring tanpa menunggu aduan atau laporan dari warga. “Tiap mendapat info terjadi genangan di badan jalan, satgas langsung memantau lokasi dan mendata jika ada kerusakan,” ujar Hari, Kamis (27/1/22).
Hari menjelaskan dari sejak tanggal 1 November 2021 hingga 25 Januari 2022, pihaknya sudah memperbaiki kerusakan jalan totalnya sebanyak 4.544 titik. Prinsipnya lihat jalan berlubang langsung ditangani,” jelasnya. Diakuinya, saat ini penanganan jalan berlubang hanya dilakukan dengan menggunakan coldmix yang sifatnya sementara supaya lobang tidak membahayakan pengguna lalulintas,” papar Hari.
Mengingat saat ini masih musim hujan, maka , perbaikan jalan secara permanen tidak mungkin dilakukan karena aspal baru atau cor beton akan mudah rusak oleh air. “Kalau penanganan permanen pakai hotmix maupun beton dilakukan di musim kemarau,” terangnya.
Ia menambahkan, selama ini, pihaknya menerapkan sistem penilaian kinerja bagi Kasatpel Bina Marga di semua wilayah dalam penanganan jalan rusak. “Respon penanganan dan aduan masyarakat itu jadi salah satu penilaian, sehingga mereka aktif,” pungkas Hari. (eli/bw)







Komentar