POSKOTA.CO – Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA mengungkapkan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) mempermudah sejumlah aturan beribadah saat bulan suci Ramadan 2022. Selain itu BPMI melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), kerjasama dengan aparat keamanan, dan konsolidasi internal.
Menurutnya, BPMI berusaha memberikan pelayanan yang terbaik di Masjid Istiqlal. “Kami juga mempersiapkan dan menyediakan masker cadangan sebagai wujud mendukung pendisiplinan jamaah dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan memelihara selalu kebersihan lantai-lantai di Masjid Istiqlal,” kata KH Nasaruddin Umar, Sabtu (2/4).
“Lantai Utama Masjid Istiqlal harus steril dan disemprot dengan disinfektan secara berkala sebelum dan sesudah ibadah berlangsung agar bersih dari virus,” ujarnya.
Lebih lanjut KH Nasaruddin Umar memastikan ibadah di Masjid Istiqlal berjalan lancar dengan memperhatikan kapasitas shaf, menghindari penumpukan, oleh karenanya pintu masuk, lokasi parkir, tempat penitipan sandal dan sebagainya diperhatikan, agar kerumunannya berkurang.
“Alhamdulilah hasil keputusan rapat, Istiqlal sudah mulai dibuka pada bulan suci Ramadhan, tetapi masih sangat terbatas. Jadi, kami akan buka sampai 2.000 orang atau 30 persen dari ruang utama,” tuturnya.
Sebagai informasi, selama Ramadan Masjid Istiqlal tidak dibuka untuk shalat qiyamullail atau shalat malam dan tidak ada aktivitas buka puasa bersama ataupun sahur bersama di Masjid Istiqlal dan protokol kesehatan yang diterapkan di Masjid Istiqlal sangat ketat, termasuk jumlah jemaah yang akan diizinkan untuk masuk. (miv)







Komentar