oleh

Komisi E DPRD DKI Jakarta Minta Dinas Pendidikan Buka Call Center untuk Layanan PPDB Tahun Ajaran 2024-2025

JAKARTA  – Wakil rakyat Jakarta meminta kepada Dinas Pendidikan DKI untuk membuka call center dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024-2025. Tujuannya, masyarakat yang mempunyai masalah seputar proses seleksi siswa baru, bisa mendapatkan pelayanan langsung dari petugas.

Hal itu terungkap pada rapat kerja bersama antara Komisi E DPRD DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan yang membahas perihal petunjuk teknis pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2024-2025. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi E DPRD  Iman Satria serta dihadiri oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI, Purwosusilo beserta jajaran di ruang rapat komisi.

“Rapat kerja digelar untuk mendengar penjelasan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta  seputar persiapan PPDB tahun ajaran 2024-2025,” kata Iman Satria di gedung DPRD DKI Jakarta Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28).

Menurutnya, teman-teman dari Komisi E meminta kepada Dinas Pendidikan untuk menyediakan fasilitas pelayanan berupa call center yang bisa dihubungi masyarakat setiap waktu. “Jadi, call center itu harus dijaga petugas secara bergiliran dari pagi sampai malam untuk menerima berbagai pertanyaan atau keluhan seputar PPDB,” kata politisi Gerindra Jakarta.

Meski menurutnya PPDB DKI Jakarta tahun ajaran 2024 – 2025 yang dilakukan Dinas Pendidikan sudah sesuai aturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek. “Tidak ada yang diubah. Dewan ingin mengetahui persentase dari jalur prestasi, zonasi, afirmasi, semuanya sama dan kelemahan apa yang sudah diperbaiki sehingga ke depannya tidak ada permasalahan lagi,” ujar Iman Satria.

Ia yakin bahwa Dinas Pendidikan sudah belajar dari pengalaman PPBD dua tahun terakhir ini, sehingga kualitas pelayanan makin meningkat. “Persentase PPDB DDKI melalui jalur zonasi dan afirmasi yang telah mencapai 75 persen sudah sangat ideal untuk memberikan kesempatan siswa dari keluarga kurang mampu untuk diterima sekolah negeri yang serba gratis,” jelas Iman.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo menambahkan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin dalam pelaksanaan PPBD tahun ajaran 2024 – 2025. Termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas secara terstruktur dan masif. “Kami meminta dukungan semua pihak agar pelaksanaan PPDB DKI tahun ajaran 2024 – 2025 berjalan baik. Kami juga akan segera membuka layanan call center sesuai arahan dari legislatif,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *