oleh

Ketua Dewan Pertimbangan DPW NasDem Desak Pemprov DKI Jangan Asal Tangkap, Ongen: Jukir Liar Harus Diberdayakan 

JAKARTA  – Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji menyayangkan operasi penertiban juru parkir  yang digelar tim gabungan Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, razia tersebut tidak akan menyelesaikan masalah karena menyangkut kebutuhan makan.

“Contohnya sekarang ditertibkan, paling mereka tiarap seminggu atau dua minggu. Setelah itu mereka akan nekat  balik lagi jadi tukang parkir, soalnya mereka butuh makan  dan kebutuhan sehari-hari,” kata Ongen kepada wartawan di Jakarta,  Minggu (19/5).

Menurut Ongen, jukir liar akan kembali lagi ke lokasi yang sama karena mereka membutuhkan makan dan membiayai keluarganya. “Jadi, jukir liar jangan dikejar-kejar tapi harus diberdayakan oleh Pemprov DKI Jakarta,” kata Ongen.

Menurut Ongen, caranya adalah Pemprov DKI bekerja sama dengan pengurus RT/RW setempat untuk mengelola parkir minimarket dengan baik. “Nantinya ada bagi hasil yang merata antara jukir dan pengurus RT/RW,” kata Ongen.

Apalagi dengan jumlah minimarket yang mencapai  ribuan tempat  di Jakarta, diharapkan bisa menyelesaikan persoalan pengangguran dan kesejahteraan masyarakat kelas bawah. “Pokoknya petugas Pemprov DKI jangan arogan, karena jukir itu butuh makan juga,” kata Ongen.

Menurutnya penanganan masalah parkir seperti ini bisa  juga diterapkan di tempat ibadah seperti masjid atau gereja besar yang jamaahnya ramai. “Pemprov DKI bisa melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau pengurus gereja, untuk mengarahkan jukir bisa lebih teratur. Nanti hasil parkir bisa dibagi secara adil,” kata Ongen.

Sebagaimana diketahui, tim penertiban juru parkir liar bentukan Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan razia pada 15 Mei 2024 hingga satu bulan ke depan. Penindakan dilaksanakan serentak di lima wilayah Jakarta mulai pukul 08.30 WIB.

Penindakan juru parkir liar ini di bawah kendali Dishub dibantu Satpol PP, Walikota, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah​​​​​​​ (PPKUKM), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), termasuk unsur TNI-Polri. Perkembangan terakhir, para jukir yang tertangkap dimasukkan ke program pelatihan kerja milik Dinas Nakertransgi agar mereka punya keterampilan. (jo)

Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji. (Ist)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *