oleh

Kegiatan Belajar-Mengajar Secara Lesehan, 17 Ruang Kelas SMPN   3 Depok Tak Punya Meja dan Kursi

DEPOK – Hampir satu semester dilaksanakan gedung baru SMP N 3 Depok hingga Januari 2026 siswa belajar di lantai tanpa kursi dan meja belajar. Namun mereka tetap belajar melalui lesehan di 17 ruang kelas dari total 33 ruang kelas yang tersedia. 

“Ada sekitar 600 siswa, jika 17 kelas itu terisi tanpa kursi dan meja jika mereka mengikuti kegiatan belajar tahun 2026,” kata Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansyah, Rabu (10/6).

Padahal sebelumnya, Dinas Pendiidkan (Disdik) Kota Depok sudah menargetkan, sarana meja dan kursi di SMPN 3 bisa dilengkapi pada April 2026.

“Miris! Ini sudah tidak bisa dibiarkan. Saya ultimatum Disdik Kota Depok untuk segera melakukan pengadaan kursi dan meja, minimal hingga ajaran baru pada Juli 2026,” ujarnya. 

Menurut dia, jika ultimatum tersebut masih belum ada realisasinya pengadaan meja dan kursi, maka PWI dan DMC akan terjun langsung dengan memberikan bantuan pengadaan meja dan kursi yang dibutuhkan siswa SMPN 3 Depok. 

“Masak sih Pemkot Depok nggak punya uang untuk sekedar beli meja dan kursi. Ini pasti ada kesalahan perencanaan. Ini kali terakhir, jangan terulang lagi. Karena ini sudah ‘menampar’ wajah dunia pendidikan di Kota Depok,” tuturnya. 
Masa Depok Media Center (DMC) harus turun tangan mengatasi kursi dan meja seperti pernah terjadi tahun 2017 di siswa MTs 1 Depok yang pernah belajar kursi dan meja bagi mereka. 

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono menegaskan bahwa segera akan melakukan pengadaan meja dan kursi di SMPN 3 Depok. “Saat ini sedang tahap evaluasi pengadaan minikompetisi echatalogue. Insya Allah bisa selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai, pada Juli 2026,” tegasnya.

Pembangunan SMPN 3 Depok yang dilakukan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok menghabiskan anggaran Rp 28 miliar. Gedung baru tersebut diresmikan Wali Kota Depok, Supian Suri pada 8 Januari 2026. (anton) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *