oleh

Ikon Betawi, Ondel-Ondel Akan Ditertibkan

POSKOTA.CO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melarang sekaligus  menertibkan ondel-ondel yang dipakai mengamen di jalanan-jalan di  ibu kota hingga perumahan.

“Setelah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Kelestarian Budaya Betawi selesai direvisi penertiban dimulai,” tutur Sekretaris Daerah DKI Saefullah.

Menurutnya, kehadiran ondel-ondel sebagai bagian budaya betawi harus elegan ditempatkan dalam acara formal maupun kemasyarakatan yang punya makna baik, khidmat maupun acara kemasyarakatan.

“Ondel-ondel ini kan ikon budaya betawi. Harus kita angkat naik kelas jangan untuk ngamen bisa merendahkan budaya Betawi,” terang Sekda.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Iwan Wardhana dalam rapat kerja bersama Komisi E di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020) mengungkapkan Komisi E yang membidangi Kesejahteraan Rakyat  memasukkan salah satu klausul revisi Perda soal pelarangan kesenian budaya betawi, yakni ondel-ondel untuk dipakai mengamen.

“Kan sudah punya Perda-nya di situ dimasukkan salah satu klausul bahwa ondel-ondel tidak boleh dipakai untuk ajang ngamen melalui revisi Perda,” kata Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria.

Belakangan ini marak penyalahgunaan kesenian betawi itu untuk mencari nafkah di jalanan. Padahal ondel-ondel jadi salah satu ikon kota Jakarta yang megah dan sakral.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi setuju soal pembinaan kepada mereka yang berkecimpung di dunia kesenian betawi, khususnya ondel-ondel.

Suhaimi bahkan mengusulkan ada pengalokasian anggaran pembinaan untuk orang-orang yang berkecimpung di dunia kesenian betawi.

“Seniman betawi khususnya ondel-ondel agar mendapatkan apresiasi atas rasa seni dan juga keberlangsungan hidup menopang ekonomi keluarga, termasuk pelestarian budaya, bukan malahan dijadikan alat mengamen” kata Suhaimi di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *