JAKARTA — Satuan Siber (Satsiber) TNI resmi menutup gelaran pertahanan siber nasional Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).
Ajang puncak peringatan HUT Ke-81 TNI ini sukses memecahkan Rekor MURI setelah mencatatkan partisipasi terbanyak sepanjang sejarah kompetisi siber di Indonesia, yaitu 1.397 peserta.
Acara penutupan dipimpin oleh Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI, Marsda TNI Basuki Rochmat, C.R.G.P., mewakili Panglima TNI, dengan didampingi Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI, Brigjen TNI Juinta Omboh (J.O.) Sembiring, S.H., S.E., M.M. Penutupan ini turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., Pakar Informatika Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, Wadirut MURI Osmar Semesta Susilo, M.I.B., serta perwakilan BSSN, Kemko Polkam, dan akademisi.
Dalam amanat tertulis yang dibacakan Askomlek, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perang kognitif (cognitive warfare).
”Ancaman siber era modern tidak lagi sebatas meretas jaringan fisik, tetapi sudah menyasar cara berpikir, emosi, dan persepsi publik. Kemampuan teknis siber generasi muda harus selalu dibentengi etika, integritas, dan nasionalisme,” tegas Panglima TNI.
Seusai acara, Dansatsiber TNI Brigjen TNI J.O. Sembiring memaparkan dinamika kompetisi yang dinilai berlangsung ketat.
”Dari total 638 tim pendaftar, sebanyak 543 tim lolos seleksi verifikasi ketat. Kami membatasi juara 1, 2, dan 3 edisi 2025 agar tidak ikut bertanding kembali demi mendorong regenerasi talenta baru. Kami juga membuka pintu seluas-luasnya bagi para talenta siber muda bertalenta ini untuk bergabung mengabdi sebagai prajurit TNI,” ujar Brigjen TNI J.O. Sembiring.
Dansatsiber TNI menambahkan, babak penyisihan daring pada 15 Agustus 2026 diikuti 142 tim Attack & Defense, 111 tim Digital Forensics, dan 108 tim Incident Response. Dari babak ini, disaring 6 tim finalis per cabang untuk bertanding luring di Mabes TNI, dengan menghadirkan Forensik Digital sebagai materi terobosan baru tahun ini.
Daftar Pemenang Utama Kategori Umum (23 Agustus 2026)
Serangan & Pertahanan (Attack & Defense)
Juara 1: OozmaKappa
Juara 2: Certified Skill Issue
Juara 3: baztard engine
Forensik Digital (Digital Forensics)
Juara 1: unsigned long long
Juara 2: SkyNet
Juara 3: jacaranda
Penanganan Insiden (Incident Response)
Juara 1: Patient Zero
Juara 2: Owlshield
Juara 3:
Sindikat_TK_Melati
Daftar Pemenang Utama Kategori Mahasiswa (24 Agustus 2026)
Serangan & Pertahanan (Attack & Defense)
Juara 1: leftshots —2 Universitas Indonesia (UI)
Juara 2: PETIR – BMMW — BINUS
Juara 3: HCS – artificial intelligence vs natural stupidity — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Forensik Digital (Digital Forensics)
Juara 1: TelSec – lord have mercy on us — Universitas Telkom
Juara 2: tetapi hari ini di Depok saya sampaikan saya akan lawan — Universitas Indonesia (UI)
Juara 3: D: — Sekolah Vokasi IPB University
Penanganan Insiden (Incident Response)
Juara 1: Sandi Cygnus — Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Juara 2: HiB – Pilih IR Aja — Universitas Brawijaya
Juara 3: Sistemhitam — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). (aga/fs)








Komentar