oleh

Hasilnya Dibelajankan APD, RSK dan PKK Jakut Olah Mijel jadi Biodiesel

POSKOTA. CO – Siapa yang tidak kenal dengan minyak jelantah (mijel). Ya, minyak sayur yang biasanya dibuang lantaran menjadi minyak sisa dari memasak justru sangat bermanfaat dan berdaya guna serta memiliki nilai ekonomi yang masih bisa dimanfaatkan.

Hal itulah yang selama ini dilakukan Rumah Sosial Kutub (RSK) bersama Ibu-ibu PKK Jakarta Utara yang berhasil mengumpulkan sebanyak empat ribu liter mijel dan diolah menjadi biodiesel. Hasil olahan itu pun langsung dijual sehingga menghasilkan uang.

“Uang yang dihasilkan dari Mijel itupun kami belikan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan, perlengkapan isoman, dan sedekah gizi pangan,” kata Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito, Kamis (05/08/2021).

Hasil olahan mijel kata dia, sangat berguna dan bernilai ekonomis. Sehingga bagi ibu rumah tangga jangan membuang mijel lebih baik dikumpulkan dan dijual. “Ibu-ibu PKK dan Bank Sampah yang ada di wilayah masing-masing siap menampung mijel dari para ibu-ibu yang rajin memasak,” katanya.

Menanggapi hal ini walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menegaskan, kolaborasi yang digagas Tim Penggerak PKK Kota Administasi Jakarta Utara dan Rumah Sosial Kutub ini adalah dalam upaya mengatasi pencemaran lingkungan dari limbah mijel.

“Limbah mijel bisa dimanfaatkan dengan cara yang benar dan juga mempunyai nilai ekonomis seperti yang telah dijalankan PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum. Ini sangat baik dan diharapkan semua bisa mengikuti program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum,” imbaunya.

Dikatakannya, limbah mijel yang dibuang sembarangan di saluran akan mengental sehingga menghambat laju air dan juga bisa merusak lingkungan.

“Jangan dibuang begitu saja tapi segera kumpulkan minyak goreng bekas di rumah kemudian bawa dan setorkan ke RPTRA atau bank sampah terdekat. Dengan begitu, kita ikut berperan mencegah pencemaran lingkungan sekaligus bersedekah,” tutur Walikota. (dody/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *