oleh

Hadiri Pelantikan Pengurus DPP 2026-2031, Gubernur Pramono Apresiasi FORKABI Dukung Jakarta Kota Global

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) periode 2026–2031. Pelantikan pengurus di bawah pimpinan Abdul Ghoni dilakukan oleh Fauzi Bowo di komplek gedung Balaikota Jakarta, Jumat (24/7).

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung, berharap FORKABI semakin solid serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi Jakarta. “Pemprov DKI mengapresiasi pelantikan FORKABI. Sebagai Gubernur Jakarta, saya pengin betul Betawi ini kompak, rukun, bersama-sama dengan Pemerintah DKI membangun Jakarta,” tuturnya.

Menurut Pramono, sejak awal kepemimpinannya bersama Wagub Rano Karno, Pemprov DKI berkomitmen menempatkan nilai-nilai budaya Betawi sebagai wajah utama Jakarta. “Komitmen tersebut diwujudkan, antara lain, melalui penggunaan pakaian adat Betawi, seperti Ujung Serong, Kebaya Encim, dan busana khas Betawi lainnya dalam pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov DKI,” ujar Pramono.

Ia juga menegaskan pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, khususnya ketentuan yang mengamanatkan pelestarian dan pemajuan budaya Betawi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam menyongsong usia 500 tahun Jakarta, Gubernur Pramono mengatakan Pemprov DKI akan terus memperkuat kontribusi masyarakat Betawi, termasuk melalui program keagamaan. “Dalam rangka menyambut 500 tahun Jakarta ke depan, ada dua yang ingin saya lakukan berkaitan dengan bagaimana kontribusi masyarakat Betawi untuk kotanya dalam bidang keagamaan, yaitu pencetakan 1.000 Alquran untuk masyarakat umum dan MTQ yang dimulai dari tingkat RT/RW,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) sekaligus Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPP FORKABI periode 2026–2031. Ia menilai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) FORKABI menunjukkan kedewasaan organisasi dalam menjunjung tinggi musyawarah sebagai nilai utama masyarakat Betawi.

“Sebagai salah satu kelompok etnis Betawi yang besar, saya berharap FORKABI dapat berada di garis depan untuk aktif membangun dan menjaga Jakarta,” urai tokoh Betawi yang akrab disapa Bang Foke. Ia berharap FORKABI menjadi organisasi yang terbuka serta mampu berperan sebagai motivator, dinamisator, katalisator, sekaligus perekat persatuan masyarakat Betawi dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. “Saya mengapresiasi Pemprov DKI dalam memberikan ruang yang luas bagi masyarakat Betawi untuk mengembangkan adat dan budayanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP FORKABI, Abdul Ghoni yang akrab disapa Haji Ghoni menegaskan tekad untuk menjadi mitra strategis bagi Pemprov DKI. “Organisasi FORKABI yang saya pimpin ini sah dan diakui oleh negara berdasarkan SK Kementerian Hukum RI. Kami berkomitmen adanya organisasi ini dapat memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pelantikan tersebut, Marullah Matali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pusat (MPOP), sedangkan H. Abdul Ghoni dilantik sebagai Ketua Umum DPP FORKABI periode 2026–2031 bersama 20 pengurus lainnya.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco dan Imas Mulyani, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Kepala Biro Umum Kementerian Hukum RI Resman Susmantri, Koordinator Staf Ahli Gubernur Prof. Firdaus Ali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat Betawi. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *