JAKARTA – BPK PENABUR Jakarta terus berupaya mewujudkan visi misi untuk menciptakan lulusan yang BEST (Be tough, Excel worldwide, Share with society, Trust in God). Salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan Global Entrepreneurship Week yang digelar serentak di 7 sekolah jenjang TK BPK PENABUR Jakarta yang memiliki program unggulan Entrepreneurship, dari tanggal 18-22 November 2024 di sekolah masing-masing.
Margarita Inuk Tungga Dewi, Kepala Jenjang TKK PENABUR Jakarta, menjelaskan bahwa kegiatan Global Entrepreneurship Week bertujuan memperkenalkan serta memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk mempraktekkan konsep dasar entrepreneurship.
“Entrepreneur berarti berani bermimpi dan menghadapi tantangan.” ujar Margarita.
Seperti yang dilaksanakan TKK 9 PENABUR Jakarta. Dalam kesempatan ini, TKK yang berlokasi di Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan ini memperkenalkan dan mempraktekkan konsep dasar entrepreneurship kepada para peserta didik. Diantaranya kerja sama, kreativitas, kemandirian, tanggung jawab, tangguh, dan keberanian mencoba hal baru.
“Sesuai dengan tema pembelajaran yang sudah ditentukan di awal pembelajaran tahun 2024/2025 dan kami semua adalah sekolah entrepreneur. Jadi sekolah entrepreneur itu memang Project Based Learning dengan pendekatan 3DE, dimana anak-anak sudah terbiasa dengan yang namanya Discover, Desain, Do, dan Evaluate. Hari ini anak-anak mengerjakan dan mempresentasikan karya yang mereka buat dengan cara mengkomunikasikan project-project yang sudah mereka buat,” jelas Suyati,S Pd.,M.M, selaku Kepala Sekolah TKK 9 PENABUR Jakarta, Jumat (22/11/24).
Dalam kegiatan tersebut peserta didik memperkenalkan karya yang sudah mereka buat di depan para peserta dan orang tua guna membantu mereka dalam melatih keberanian dan kepercayaan diri mereka. Melalui Global Entrepreneurship Week di jenjang TK, peserta didik dapat menikmati pembelajaran berbasis aktivitas yang menyenangkan, sehingga nilai-nilai entrepreneurship, yakni kreatif, suka berinovasi, tangguh, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dapat tertanam dengan baik.
Dirancang Angkat Tema Keseharian
Global Entrepreneurship Week dirancang mengangkat tema keseharian, sehingga para peserta didik mampu memaknai peristiwa dengan lebih mudah dalam bingkai entrepreneurship. Mulai dari tingkat Kelompok Bermain Kecil (KBK) yang mengangkat tema ‘Bermain Bersama Temanku’, Kelompok Bermain Besar (KBB) dengan tema ‘Aktivitasku yang Menyenangkan’, TK A yang mengusung tema ‘Dari Indera ke Impian”, hingga TK B dengan tema ‘Tuhan Menciptakan Aku Hebat’.
Kegiatan Global Entrepreneurship Week di TKK (nama TK) Dalam kegiatan Global Entrepreneurship Week, setiap sekolah diberikan keleluasaan untuk menerjemahkan tema sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing. Sehingga walau dilaksanakan serentak, aktivitas yang dilakukan sangat beragam dan original selaras dengan keunikan masing-masing sekolah.
Untuk anak usia 5 tahun di TKK 9 PENABUR Jakarta sendiri mengangkat tema perlengkapan dan peralatan untuk membantu anak-anak disabilitas.
Salah satunya sepatu yang terbuat dari kardus karya Ben Arthur Purba. “Jadi kardusnya itu dibentuk menjadi sepatu khusus. Awalnya saya agak sulit untuk memilih project yang akan saya buat karena selain sepatu, saya sempat memilih penyangga leher. Tapi karena gambar yang saya buat terlalu kecil, pada akhirnya saya buat sepatu khusus,” ungkap anak sulung dari pasangan Adriel Purba dan Grace tersebut.
Menurut Ben ada kepuasan yang ia rasakan terlebih setelah melihat karya yang sudah ia buat di hadapan peserta didik lainnya. “Ya senang banget terlebih setelah karya yang saya buat bisa saya perkenalkan kepada teman-teman. Kalau ada kegiatan seperti ini lagi tentu Ben akan senang dan akan lebih berusaha lagi membuat karya yang lebih baik,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah juga turut melibatkan orang tua murid, sehingga tercipta interaksi dan komunikasi antara orang tua murid dengan peserta didik di rumah. “Awalnya memang ada banyak pilihan tentang project yang akan dibuat. Lalu kemudian saya komunikasikan kepada Miss dan anak saya tentang project yang akan dibuat. Saya pun jadi senang karena tercipta interaksi dan komunikasi dengan anak di rumah saat membuat project tersebut,” ungkap Grace, ibunda Ben.
Global Entrepreneurship Week adalah kegiatan yang spesial, karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar hal baru. Sehingga peserta didik dapat belajar menjadi kreatif, penuh ide, dan berani mencoba. Bermain, berbagi, serta berimajinasi adalah cara belajar yang hebat. Karena kegiatan ini juga dilaksanakan secara menyenangkan sekaligus penuh semangat dengan melibatkan orang tua sehingga tercipta interaksi dan komunikasi di rumah. (*/fs)







Komentar