oleh

Galian Klapanunggal Bogor Longsor, Beko dan Operator Tertimbun

POSKOTA. CO – Galian tambang limestone di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, longsor.

Akibat kejadian di area pertambangan tersebut, sebuah excavator (beko) tertimbun batu kapur/ limestone.

Lokasi tambang yang berada tepatnya di daerah Goa Bagong, kini di segel polisi. 

Informasi yang didapat dari seorang petugas Polsek Klapanunggal yang datang ke TKP mengatakan, selain alat berat (beko) tertimbun sedalam satu meter dari longsoran tebing batu kapur, kejadian ini juga menyebabkan satu korban tertimbun.

Longsor galian hingga mengakibatkan satu orang tertimbun berlangsung saat lokasi galian sedang hujan.

“Memang tebing batu kapur sudah lumayan curam dan pihak penambang juga tidak memakai alat atau bahan peledak, mungkin dikarenakan cara penambangan yang tidak dibekali pengetahuan dan sesuai standar operasional prosedur (SOP)  kerja pertambangan, sehingaga terjadilah longsor,” katanya.

Dari informasi yang didapat, penambangan dilakukan di lahan pribadi. Polsek Klapanunggal sudah datang ke TKP. 

“Operator beko yang tertimbun material longsor tidak meninggal dunia. Ia hanya mengalami luka. Korban langsung dilarikan ke klinik terdekat. Usai mendapat pertolongan medis, korban dipulangkan ke kampung halamannya,”ujarnya.

Kapolsek Klapanunggal, AKP Fadli Amri belum merespon saat dikonfirmasi Senin (14/6/2021) malam. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *