oleh

FPTI DKI Minta Penganiayaan Pelatih Panjat Tebing Diproses Secara Hukum

POSKOTA.CO-Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DKI Jakarta, Hendri C Wijaya sangat menyesalkan kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh oknum atlet panjat tebing kepada pelatih Pelatda DKI Jakarta, Ahmad. Pada saat kejadian juga terdapat atlet-atlet senior yang dengan sengaja mengkoordinir bahkan memprovokasi agar penganiayaan ini terjadi.

“Kami secara organisasi akan melakukan upaya-upaya hukum agar kasus penganiayaan ini dapat diusut secara tuntas dan diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian,” tegas Hendri melalui siaran persnya, Rabu (30/11).

Hendri juga meminta agar yang ditangkap bukan hanya pelaku tetapi juga aktor intelektual yang secara masif memprovokasi penganiayaan bahkan pengeroyokan. “Hukum harus ditegakkan. Ini biar menjadi efek jera, bagi siapapun yang menyelesaikan persoalan melalui kekerasan,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi penganiayaan terhadap salah satu pelatih panjat tebing Pelatda DKI, Ahmad yang dilakukan oleh oknum atlet dengan inisial AS, yang dilakukan dalam sarana latihan panjat tebing Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Garden City, Cakung – Jakarta Timur, Senin (28/11) lalu.

Akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh oknum atlet AS, Pelatih Ahmad mengalami luka-luka pada muka, mata bagian kanan, kiri serta pendaharan pada telinga bagian kiri. 

Setelah divisum, kejadian penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Polisi Sektor Cakung, Jakarta Timur dan sudah memasuki tahapan penyelidikan.(Bu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.