oleh

Edi Masturo : Mengingatkan Kelurahan Hati Hati Menggunakan Dana Bantuan Rp 2,5 Miliar

POSKOTA. CO – Pemanfaatan dan pemakaian anggaran bantuan setingkat kelurahan sebesar Rp 2,5 milyar untuk membangun infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat harus ditangani dengan baik dan tidak menyalahi aturan.

“Saya berharap seluruh jajaran di tingkat kelurahan di Kota Depok yang menerima bantuan dana anggaran sebesar Rp 2,5 milyar setiap tahun harus dilaksanakan sesuai dengan ajuan atau usulan masyarakat, ” tegas anggota DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra Edi Matsuro saat menghadiri Musrenbang 2023 Kel. Depok Jaya, Pancoran Mas, Rabu (12/1).

Dana anggaran yang akan diturunkan di setiap kelurahan sebesar Rp 2,5 miliar harus mendapatkan perhatian khusus dan perlu hati hati dalam mempergunakan dana tersebut agar dapat dinikmati maupun dirasakan seluruh lapisan masyarakat di setiap kelurahan.

Menurut dia, ke hati hati an mempergunakan anggaran bantuan sebesar Rp 2,5 miliar yang diberikan pemerintah harus tepat sasaran dan tidak dipergunakan hal lainnya yang tidak berhubungan dengan kegiatan masyarakat banyak di kelurahan tersebut.

Memaksimalkan penggunaan anggaran dana sebesar Rp 2,5 miliar sesuai usulan dan ajuan masyarakat harus didahulukan, tuturnya saat hadir dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kel. Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas.

“Pagu anggaran Rp 2,5 miliar ini mengutamakan menu wajib dulu untuk kesejahteraan masyarakat, baru setelah itu ke menu pilihan di dalamnya ada infrastruktur,” ujarnya apalagi banyak usulan atau menu kegiatan warga yang harus diakomodir sesuai usulan dan dana yang ada.

Kegiatan yang harus menjadi perhatian pihak kelurahan, imbuh dia, dalam Musrenbang Tahun 2023 dan wajib dilaksanakan antara lain Kampung Cerdas Ramah Keluarga, Pelaksanaan Kelurahan Layak Anak, Penguatan Kapasitas dan Operasional Kelembagaan PKK Kelurahan, Penanganan Stunting, Penyelenggaraan Kelurahan Sehat, Pelacakan Warga Putus Sekolah, Pelatihan Pemilahan Sampah, Pelatihan Inovasi Teknologi Tepat Guna.

Pihaknya siap mengalokasikan anggaran untuk merealisasikan pembangunan melalui pokok pikiran atau aspirasi dewan jika dana tersebut tidak terserap dalam Musrenbang di kelurahan. “Untuk skala prioritas yang tidak tercover di Musrenbang Insyaallah kami siap komunikasikan dengan Anggota Dewan lainnya di Dapil Panmas,” tuturnya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *