oleh

Dukung Percepatan Cakupan Layanan 100 Persen, PAM Jaya Beri Apresiasi 1.110 Warga dari 18 Kelurahan di Jakarta

JAKARTA  – Sebagai bagian dari strategi untuk mengimplementasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 7 Tahun 2022 tentang percepatan 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan, BUMD milik Pemprov DKJ melibatkan peran aktif warga sebagai wujud kontribusi nyata dalam pembangunan kota Jakarta.

Antusiasme warga Jakarta untuk berpartisipasi dalam upaya ini disambut baik oleh BUMD bidang air bersih yakni PAM Jaya dengan pemberian apresiasi kepada 30 warga terbaik yang telah membantu mewujudkan ambisi tersebut. Sebagai bentuk penghargaan lebih luas, Perseroan ini juga memberikan apresiasi kepada 1.110 perangkat warga dari 18 kelurahan lainnya di  Jakarta.

Acara apresiasi tersebut ditandai dengan penghargaan diberikan kepada Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Dasawisma, Ketua RT, dan Ketua RW dari lima kelurahan di Jakarta. Penyerahan penghargaan yang dihadiri sejumlah pejabat Pemprov DKJ berlangsung di Jakarta.

Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan dan Vice President Customer Management and Marketing Strategy PAM JAYA, Irene Putri, turut hadir untuk memberikan penghargaan. “Terima kasih kepada warga yang telah berkontribusi dalam memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta. Dengan meluasnya cakupan layanan, upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting juga terbantu,” kata Syahrul, Senin (3/3).

Pasalnya, dengan cakupan layanan yang semakin luas, kata Syahrul, warga secara langsung berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia di Jakarta. Warga juga lebih mudah mengakses air bersih sehingga mendukung kesehatan serta pertumbuhan anak.

Salah satu penerima apresiasi, Jayanti, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PAM Jaya atas program ini. “Saya  bersyukur dan berharap PAM Jaya terus berkembang agar semua warga dapat menikmati akses air minum perpipaan sehingga warga makin sejahtera dan hemat karena tidak lagi mengkonsumsi air tanah maupun beli dari gerobak dorong yang harganya mahal sekali,” ujar Ibu dari dua anak balita.

Syahrul melanjutkan, hngga akhir 2024, pihaknya telah memasang 46.196 sambungan baru yang tersebar di 207 kelurahan di Jakarta. “Capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara PAM Jaya dan warga dalam mempercepat pencapaian target 100 persen cakupan layanan,” jelasnya. Ke depan, pihaknya memperluas program apresiasi ini hingga mencakup 267 kelurahan sebagai mitra utama dalam mencapai target cakupan 100% pada tahun 2030.

Dalam rangka mencapai target tersebut, PAM Jaya telah meluncurkan berbagai program bantuan kepada warga, seperti sambungan gratis untuk kategori pelanggan 2A1 dan 2A2, Kartu Air Sehat (KAS), subsidi biaya pemasangan sebesar 50 persen untuk kategori pelanggan 2A3 dan 2A4, serta program distribusi 1.000 tandon gratis bagi pelanggan di wilayah yang pasokan airnya rendah. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *