oleh

Dampak Gangguan DCR 4-5, Warga Permata Puri Media Apresiasi Kinerja PAM Jaya Responsif Layani Keluhan

JAKARTA  – Warga perumahan Permata Puri Media, Kembangan Utara, Jakarta Barat mengucapkan terima kasih kepada PAM Jaya yang telah gerak cepat (gercep) menindaklanjuti keluhan masyarakat. Mereka berharap pelayanan yang responsif  agar terus dipertahankan dan ditingkatkan demi kenyamanan para pelanggan air bersih di Ibukota.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PAM Jaya yang gercep merespon keluhan masyarakat.  Setelah kami melapor tentang ketersediaan suplai air di permukiman kami,  petugas lapangan langsung datang ke rumah untuk melakukan perbaikan. Sambil menunggu perbaikan, PAM Jaya juga mendatangkan sejumlah mobil tangki guna memberikan air gratis bagi warga,” kata salah satu Djoko Riyanto di Komplek Permata Puri Media, Jl Raya Kembangan, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (7/3).

Peristiwa berawal dari gangguan pada Distribution Center Reservoir (DCR) 4-5 akibat penumpukan sampah saluran inlet air baku dari Cisadane serta gangguan kelistrikan pada IPA Troya Tirta Cisadane. Perbaikan tersebut berdampak pada terkendalanya suplai air ke 22 wilayah kelurahan dari lima kecamatan di Jakarta Barat,  salah satunya Kelurahan Kembangan Utara dari tanggal 3 sampai 5 Maret 2025.

Khususnya di Permata Puri Media, pada Kamis kemarin, sebagian besar rumah warga sudah mengalir airnya, namun ada juga yang mampet lagi. Tercatat sedikitnya 43 rumah yang terhenti pasokan air selama tiga hari. Warga kemudian menyampaikan keluhannya ke PAM Jaya. Hal itu langsung ditindaklanjuti oleh Direktur Pelayanan Syahrul Hasan dengan mengerahkan anak ke perumahan tersebut.

“Saya langsung mengerahkan tim untuk mengecek gangguan yang muncul dari dampak perbaikan DCR 4-5 tersebut, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Syahrul. Mengenai kerusakan pada DCR yang berdampak cukup luas di sebagian wilayah Jakarta Barat,  PAM Jaya telah memberikan informasi kepada masyarakat serta mengimbau untuk menampung air khususnya di rumah yang tersendat pasokan. Perbaikan DCR menimbulkan dampak bervariasi mulai dari tersendat aliran hingga mati total. “PAM Jaya mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan kami berkomitmen memberi layanan terbaik bagi masyarakat,” tandas Syahrul.

Setelah dicek ternyata di sejumlah rumah tersebut  terdapat gangguan di jaringan input. Sambil menunggu proses perbaikan, petugas PAM Jaya langsung mendatangkan beberapa mobil tangki untuk mengatasi kedaruratan air bersih di perumahan tersebut. Air tersebut diberikan secara gratis kepada warga. Beberapa waktu kemudian, gangguan pun bisa diatasi sehingga aliran air PAM Jaya kembali normal. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *