oleh

Cegah Corona, 2.000 Wisatawan di Puncak Jalani Rapid Test

POSKOTA.CO – Cegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pengetatan bagi warga luar Bogor yang hendak ke kawasan wisata Bogor.

Banyaknya warga luar Bogor yang berwisata di kawasan berhawa sejuk yang membentang di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, membuat petugas mengambil langkah penyaringan demi mengurangi resiko penyebaran pandemi Corona.

Salah satunya adalah melakukan rapid test atau swab test kepada 2.000 orang wisatawan yang berwisata.

Ribuan wisatawan ini menjalani test di lima titik. Empat titik di Kabupaten Bogor dan satu titik lainnya di Kabupaten Cianjur.

Ryan Bayushantika, wakil koordinator Sub Divisi Pengujian Massal Tim Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid 19 Provinsi Jawa Barat kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020) mengatakan, kawasan wisata Puncak, menjadi perhatian Pemprov Jawa Barat.

Hal ini karena sejak H+2 Idul Fitri sudah dibanjiri wisatawan dari luar Provinsi Jawa Barat seperti DKI Jakarta, Banten maupun provinsi lainnya.

“Sesuai arahan dan kebijakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, objek wisata yang ada di Provinsi Jawa Barat masih tertutup bagi wisatawan. Larangan ini untuk mencegah terjadinya ‘impor’ pandemi Covid-19 dari provinsi lain,” kata Ryan.

Ryan yang dipercaya sebagai penanggung jawab Laboratarium Kesehatan Jawa Barat ini menerangkan, apabila ada wisatawan yang reaktif Covid-19 maka langsung diswab test PCR.

“Sesuai prosedur mereka dirapid test dahulu dan apabila hasilnya reaktif Covid-19, maka akan kami swab test PCR. Wisatawan yang reaktif, maka yang bersamanya termasuk rekan dan keluarganya, langsung di minta balik ke daerah asal untuk mengisolasi diri secara mandiri. Hasil ini kami akan berkordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 asal wisatawan,” ujarnya.

Rapid dan swab test di kawasan Puncak Bogor ini, melibatkan 100 orang personel kesehatan.

“Selain 100 orang personel kesehatan, ada bantuan personel dari Satpol PP dan kepolisian baik dari Kabupaten Bogor maupun Kabupaten Cianjur,” tegas Ryan. (ymd/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *