oleh

Bimtek Pengembangan Ide Kreatif dan Inovatif Bank Sampah di Sudin LH Jakpus

POSKOTA.CO – Warga Tanah Abang diedukasi cara membuat sabun dari Bank Sampah pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Pengembangan Ide Kreatif dan Inovatif yang digelar Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat (Jakpus) berlangsung di aula ruang serbaguna kantor kecamatan Tanah Abang, Jalan K.H Mas Mansyur, Jumat (9/6/2023).

Kepala Subkoordinator LH Jakpus, Budi Kristina menerangkan, kegiatan bimtek pengelolaan bank sampah ini diadakan secara bergantian di delapan kecamatan di wilayah Jakarta Pusat.

“Bimtek pengelolaan bank sampah ini tindak lanjut dari Peraturan Gubernur (Pergub) nomor: 33 Tahun 2021 tentang bank sampah agar setiap RW memiliki satu bank sampah,” terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan Bimtek ini merupakan upaya untuk mengajak kembali pengurus-pengurus bank sampah di wilayah Jakpus untuk mengelola dan memilah sampah di bank sampah lingkungan RW. “Harapannya pengurus bank sampah aktif kembali dengan pengelolaan dan pemilahan bank sampah, dengan catatan diaktifkan buku kasnya sehingga, ada pelaporan untuk informasi bank sampah dari setiap wilayahnya,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Camat (Wacam) Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami yang akrab disapa Bu Tami mengaku, untuk menggelorakan edukasi saat ini Kecamatan Tanah Abang terus berupaya dengan melaksanakan berbagai sosialisasi agar seluruh RW memiliki bank sampah.

“Di setiap kelurahan sudah memiliki bank sampah yang sudah terbentuk dengan keguyuban dari RT bersama lingkungan sekitar,” ungkap Tami.

Lanjut Tami menerangkan, di RW 11 Kebon Kacang memiliki salah satu bank sampah yang sudah bejalan satu tahun tetapi menghasilkan efek yang sangat luar biasa seperti penguraian sampah diangkut pada setiap hari selasa mencapai satu truk,” ungkap Tami.

Lanjut Tami berharap agar seluruh RW se Kecamatan Tanah Abang memiliki bank sampah, sehingga tidak ada penumpukan sampah.

“Iya harus punya trik dan strategi di area masing-masing kemudian ditunjang dengan sarana prasarana. Jika setiap harinya disetor ke bank sampah, agar bisa mengetahui berapa sampah yang bisa diminimalisir untuk dibuang ke Bantargebang,” jelasnya.

Sekedar diketahui, kegiatan Bimtek melalui sosialisasi pengelolaan bank sampah di lingkungan RW ini para peserta juga diajari membuat sabun cuci dari bank sampah oleh narasumber Lucia Mona Hartari.

Hadir dalam kegiatan edukasi ini diantaranya, para RW, jajaran Sudin LH Jakpus, Formapel dan lain-lain. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *