POSKOTA.CO – Perayaan Imlek yang akan diadakan masyarakat etnis Tionghoa pada Sabtu (25/1/2020) akan diselenggarakan di beberapa tempat di antaranya di Pecinan dan sejumlah titik di Jakarta.
Kadispar DKI Jakarta, Ahmad Cucu Kurnia menyebutkan acara Imlek tahun ini tidak kalah meriahnya dengan Natal Tahun Baru. Beberapa titip atau tempat utama yang akan menjadi lokasi perayaan Tahun Baru Imlek di Jakarta antara lain:
Petak 9
Nama Petak 9 merupakan kawasan Pecinan di Jakarta. Banyak orang yang ingin merasakan suasana Imlek di tempat ini dikarenakan dihuni oleh mayoritas etnis Tionghoa. Sehingga perayaan Imlek di tempat ini akan serasa di negara asalnya.
Di Petak 9 bisa melihat langsung kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh saudara dari etnis Tionghoa. Diimbau wisawatan yang ingin melihat suasana Imlek di tempat ini jangan mengganggu orang-orang yang beribadah.
Selain itu, keramaian di Petak 9 juga akan diramaikan oleh kegiatan bazar hingga kuliner yang tentunya sarat nuansa Tionghoa.
Bundaran HI
Bundaran HI juga akan jadi salah satu spot terbaik untuk merayakan kemeriahan Imlek tahun ini. Pada momen CFD hari Minggu (26/1), akan ada acara Parade Imlek yang diramaikan oleh sejumlah komunitas.
Di sekitar Bunderan HI tepatnya depan Hotel Grand Hyatt, akan hadir juga pertunjukan budaya khas Tionghoa seperti Liong hingga Tanjidor dan Gambang Keromong khas Betawi pada momen after office.
Stasiun MRT
Sejumlah Stasiun MRT Jakarta yang dilalui publik juga ikut meriah dalam momen Imlek seperti akan ada instalasi seni di 4 stasiun MRT (Bundaran HI, Dukuh Atas, Blok M dan Lebak Bulus) yang berbeda satu sama lain.
Thamrin 10
Kawasan ruang publik Thamrin 10 juga menjadi salah satu titik keramaian untuk acara Imlek tahun ini dengan menggelar sejumlah festival bertema peranakan dan kuliner hingga barongsai dan wayang potehi.
Selain ini di tempat ini akan ada acara movies screening hingga Stand Up Comedy diramaikan oleh pertunjukan budaya dari komunitas Koko Cici, wushu hingga spot Instagramable.
Kadispar DKI Jakarta, Ahmad Cucu Kurnia menambahkan nantinya ada ornamen shio-shio. Lebih meriah, lebih tersebar. “Kalau dulu kan Pecinan doang. Lebih membaur di banyak tempat, jadi banyak yang nyumbang atas kesadaran mereka sendiri. Pemerintah cuma memfasilitasi tempat,” ujar Cucu.
Imlek di Jakarta akan diadakan secara berkelanjutan dari hari ini (24/1) hingga 9 Februari 2020 mendatang. Sejumlah komunitas seperti Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) hingga Perhimpunan Tionghoa-Indonesia pun turut terlibat. (r)








Komentar