oleh

Ambulans Puskesmas Beji Timur Tak Bisa Dipakai Warga Berobat, DKR Kota Depok Protes

POSKOTA.CO – Seorang warga Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji yang tengah sakit dan membutuhkan transportasi mobil ambulans Puskesmas Beji Timur untuk membawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok harus gigit jari karena tidak dapat dipergunakan atau dipinjam untuk membawa dari rumah ke RSUD Depok alasannya ambulans tersebut kewenangan Puskesmas Depok Utara.

Roy Pangharapan

Kejadian itu membuat jajaran pengurus Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok miris dan siap melayangkan surat protes ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dua hari mendatang.

“Sangat disayangkan keluarga Ny Jamilah, warga Beji tidak dapat mempergunakan mobil ambulans yang ‘ngejogrok’ di pelataran parkir Puskesmas Beji Timur untuk dibawa dari rumah ke RSUD Depok agar mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal, ” tutur Ketua DKR Depok Roy Pangharapan dalam rilisnya, Sabtu (15/5/2021)

Diambahkan Roy, pasien bernama Ny Jamilah dibawa tetangganya Ny Amnah, warga Beji. Melihat ada mobil ambulans di pelataran parkir Puskesmas Beji Timur, dirinya mencoba meminjam karena emergensi atau darurat tapi mendapatkan jawaban dari satu staf Puskesmas Beji Timur mobil ambulans tersebut yang memiliki kewenangan Puskesmas Depok Utara.

Menurut dia, jawaban staf tersebut jelas sangat bertentangan dengan perintah Wali Kota Depok Mohammad Idris yang meminta pelayanan kesehatan harus 24 jam selama libur Idul Fitri.

“Pasien Ny Jamilah dibawa warga Ny Amnah dan relawan DKR Depok terpaksa mencari mobil ambulans sendiri dengan biaya sebesar Rp300 ribu,” tuturnya.

Penolakan pinjam mobil ambulans tersebut jelas sangat mengecewakan serta sangat kaku dalam SOP peminjaman mobil ambulans yang tentunya pihak DKR Depok memprotes keras terhadap kegiatan tersebut. Pihak DKR Depok siap melayangkan surat protes pada Senin (17/5/2021) mendatangkan. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *