JAKARTA – Harianto Badjoeri, pejabat Pemprov DKI Jakarta yang menjadi Kasatpol PP DKI periode 2005-2010 tutup usia. Harianto Badjoeri yang akrab dipanggil HB merupakan pejabat dua yang sangat terkenal di eranya dan dikenal berbagai lapisan masyarakat maupun instansi.
Di perjalanan karirnya, Mas HB juga pernah menjadi kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Sosok ini bisa dibilang sebagai salah satu legenda di jajaran Pemprov DKI Jakarta karena kepalanya sangat banyak, baik di lingkungan pemerintah maupun masyarakat dan dikenal murah hati karena sering berbagi.
Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Eko Guruh yang dikenal sebagai salah satu anak buah kesayangan, mengatakan HB menghembuskan napas terakhir Minggu kemarin pukul 23.23. “Beliau sempat menderita penyakit komplikasi dan stroke,” ujar Eko kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/2).
Tak dipungkiri, semasa hidup HB begitu dikenal di Jakarta. “Pergaulan almarhum sangat luas dan membumi. Selalu menginspirasi banyak orang,” kata Eko. Menurutnya HB yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta ini disegani sekaligus disayangi anak buahnya.
Banyak staf merasakan budi baik pria kelahiran Blitar ini. Paling monumental adalah memproses ratusan Pegawai Tak Tetap (PTT) di Satpol PP untuk dijadikan definitif sebagai ASN. “Mas HB juga dikenal sosok yang dermawan. Siapa saja mengalami kesulitan dibantu. Entah sudah berapa banyak, dari skala kecil hingga besar, banyak orang merasakan kebaikannya, jumlahnya mungkin tak terhitung,” kata Eko.
Menurut Eko peran Mas HB sangat menonjol ikut memajukan pariwisata ibukota. “Beliau lama berkecimpung di Dinas Pariwisata semenjak dari staf, kepala seksi, kepala bidang, hingga kepala dinas. Dari lubuk hati paling dalam saya ucapkan innalilahi wainaillaihi. Semoga almarhum diterima di sisi-NYA, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman dan ketabahan,” pungkas Eko.
Harianto Badjoeri meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka Jalan Taman Gandaria D-2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Untuk selanjutnya
jenazah rencananya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin bakda Salat Dhuhur. (jo)







Komentar